Asma Pada Segala Usia

Asma mengenai orang dari segala usia, dan diagnosis asma dapat ditegakkan pada seorang anak semuda usia 2 tahun. Asma adalah penyakit kronis yang paling umum pada masa kanak-kanak. Asma bukanlah, bagaimanapun, suatu penyakit yang terbatas pada anak-anak saja. Adalah mitos bahwa asma merupakan penyakit masa kanak-kanak saja, dan penyakit asma pada anak-anak akan menghilang, ketika mereka beranjak dewasa. Banyak orang yang didiagnosis menderita asma saat mereka dewasa. Meskipun banyak penderita asma dewasa memiliki pengalaman asma saat mereka masih kecil, penderita yang lain menderita asma pertama kali saat mereka dewasa. Jadi, asma dapat terjadi pada usia berapapun.

Asma sangat umum dijumpai, mengenai hampir 1 dari setiap 10 orang Amerika pada suatu waktu dalam kehidupan mereka, menurut data tahun 2001 dari Survei Wawancara Kesehatan Nasional dari CDC. Tidak jelas mengapa asma menjadi kondisi kronis yang umum. Satu teori menyatakan bahwa para dokter menjadi lebih mahir mendiagnosa asma dengan tepat sehingga semakin tepat identifikasi dan semakin akurat perhitungan asma menyebabkan suatu peningkatan diagnosis kasus asma. Sayangnya, pendapat sebaliknya benar. Diagnosis asma terlalu sering diabaikan, khususnya pada grup umur yang lebih tua dan pada remaja putri. Kenyataannya asma memang benar menjadi sangat umum. Teori yang sangat umum melibatkan berbagai faktor lingkungan. Merokok bagi perempuan, misalnya, diterima secara sosial setelah perang dunia kedua. Bayi yang ibunya perokok memiliki resiko berkembangnya mengi dan asma pada masa kanak-kanak. Peningkatan polusi udara dan partikel yang ditemukan pada daerah perkotaan atau daerah industri mungkin juga memainkan peranan penting. Dari perspesktif pakar asma, diberlakukannya aturan anti merokok, larangan merokok di semua tempat umum tertutup, seperti di New York City merupakan langkah krusial dalam memperbaiki kualitas udara untuk semua.

Kasus asma meningkat terus-menerus di Amerika Serikat sepanjang tahun 1980-an dan 1990-an seperti di negara Barat lainnya. Saat ini di Amerika Serikat terdapat lebih banyak orang yang didiagnosis menderita asma dibandingkan sebelumnya. Prevalensi asma terus meningkat di seluruh dunia. Mungkin juga ada benarnya di mana kejadian alergi juga meningkat. Alasan mengapa asma meningkat di Amerika Serikat dan di negara industri lainnya tidak jelas. Pencapaian upaya internasional sejauh ini untuk memahami ruang lingkup peningkatan asma dan alergi pada orang muda telah membawa pada tahun 1991 kepada pembentukan Studi Internasional tentang Asma dan Alergi pada Masa Kanak-kanak (ISAAC) yang ambisius dan berkelanjutan. ISAAC menggambarkan program ini, sebagai “program penelitian kolaboratif terbesar di seluruh dunia yang melibatkan lebih dari 100 negara dan 2 juta anak-anak.” Penemuan yang telah ditampilkan dari penelitian ISAAC termasuk observasi terhadap negara berbahasa Inggris yang memperlihatkan angka prevalensi tertinggi untuk asma dan Negara Amerika Latin juga meningkat.

Prevalensi Asma : Pola Internasional
* Asma meningkat di seluruh dunia.
* Asma secara keseluruhan sangat umum di negara Barat dibandingkan di negara berkembang.
* Asma lebih populer di negara berbahasa Inggris.
* Prevalensi asma meningkat di negara berkembang ketika mereka menjadi lebih kekotaan dan lebih “Barat”.
* Tampaknya ada peningkatan pada penyakit alergi juga.

Kekhawatiran besar para dokter terhadap lingkungan perkotaan tertentu, seperti Bronx selatan dan Harlem timur di New York City, di mana angka rawat inap dan kematian karena asma termasuk yang tertinggi di AS dan di mana hampir 20% anak-anak telah didiagnosis menderita asma. Ketika melihat “gambaran besar”, bagaimanapun, data AS yang dikumpulkan dari tahun 1980 sampai 1996 mengungkapkan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sutau peningkatan prevalensi asma. Sejak tahun 1995, juga telah terjadi peningkatan angka nasional dari kunjungan ke tempat praktek, klinik, ruang emergensi karena asma. Peningkatan-peningkatan di atas berkembang secara paralel dengan penurunan angka rawat inap dan kematian karena asma. Para ahli percaya bahwa peningkatan jumlah kunjungan pasien rawat jalan sebagai akibat lebih baik dan lebih efektifnya pengobatan asma pada keadaan meningkatnya jumlah orang yang didiagnosis dengan penyakit tersebut. Catatan menurunnya karcis masuk rumah sakit karena asma dan pengurangan angka kematian juga konsisten dengan perbaikan penanganan asma secara keseluruhan suatu statistik kesehatan publik yang menggembirakan!

Definisi Asma | Penyebab Asma

This entry was posted in Asma. Bookmark the permalink.