Brain Gym

Brain gym adalah senam otak yang bertujuan memicu otak agar tidak kehilangan daya intelektualnya dan awareness-nya. Dan mereka yang telah mulai pelupa pun dapat dipulihkan kembali kewaspadaan otaknya dengan cara senam otak. Pusat-pusat sistem kewaspadaan (reticulo activating system) yang ada di batang otak dapat diaktifkan kembali.

Senam otak adalah senam ringan yang dilakukan dengan gerakan menyilang, agar terjadi harmonisasi dan optimalisasi kinerja otak kanan dan otak kiri. Senam ringan ini bisa dilakukan oleh siapa pun, juga oleh kaum lansia.

Gerakan-gerakan dalam senam otak dirancang untuk meningkatkan aktivitas tiga dimensi fungsi otak, yaitu lateralitas-komunikasi, pemfokusan-pemahaman, dan pemusatan-pengaturan. Untuk meningkatkan fungsi lateralitas-komunikasi yang meliputi otak kanan dan otak kiri, dilakukan gerakan menyilang (cross craw). Gerakan ini merangsang aktivitas mendengar, melihat, bergerak, menulis, dan sikap positif. Bermanfaat mengoptimalkan kemampuan belajar. Contoh gerakan: pundak kanan didorong ke kiri dan sebaliknya, merangkak seperti bayi yaitu lutut kanan maju bersama tangan kiri dan sebaliknya. Bisa juga gerakan “menggambar/menulis” sesuatu yang simetris di udara dilakukan oleh tangan kanan dan tangan kiri secara bersamaan, misalnya menuliskan angka delapan dalam posisi melintang menggunakan ibu jari.

Sedangkan untuk memperkuat pemfokusan-pemahaman yang merangsang otak bagian depan-belakang dilakukan gerakan peregangan bebas. Gerakan ini membantu konsentrasi. Bermanfaat dalam hal konsentrasi dan menerima hal baru dan mengekspresikan hal-hal yang sudah diketahui sebelumnya.

Latihan untuk meningkatkan pemusatan-pengaturan melibatkan fungsi otak atas-bawah. Bermanfaat menenangkan, membuat perasaan nyaman, dan berpikir positif. Caranya, letakkan kedua telapak tangan di dahi, dengan jarak dua jari di atas alis. Boleh juga dengan meletakkan telapak tangan di ubun-ubun. Bersamaan dengan gerakan itu, lakukan pernapasan teratur sambil menciptakan suasana tenang dan hening tanpa kehilangan kewaspadaan.

Seperti juga senam aerobik, senam otak (brain gym) dilakukan dengan teratur, minimal tiga kali dalam seminggu.

Agaknya setiap orang mengetahui bahwa olahraga teratur amat sangat penting bagi kesehatan tubuh. Tidak cuma kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan otak. Malas berolahraga bakal cepat pikun! Demikian hasil penelitian di Amerika Serikat dan Jepang.

Tidak pernah atau kurang berolahraga akan menurunkan kadar neurotransmitter, yaitu penghubung antar sel saraf sehingga terjadi penurunan daya ingat yang mengakibatkan otak menjadi pelupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternyata penurunan zat penghantar sel ini dapat ditingkatkan kembali dengan olahraga. Dalama tempo dua bulan saja berolahraga teratur, neurotransmitter dapat dipulihkan kembali.

Olahraga apa saja yang efektif memulihkan aktivitas neurotransmitter? Jogging atau jalan cepat tiga kali seminggu adalah yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para relawan yang melakukan jogging atau jalan cepat secara teratur, daya ingat dan kemampuan mengambil keputusan mereka meningkat secara signifikan. Para relawan adalah orang-orang muda yang tidak pernah berolahraga, dan latihan dilakukan selama tiga kali enam minggu. Setiap enam minggu kemampuan mereka makin meningkat. Pada enam minggu berikutnya ketika mereka tidak lagi melakukan olahraga, pemeriksaan menunjukkan terjadi kemerosotan drastis daya pikir mereka. Terbukti betapa besar potensi olahraga untuk meningkatkan daya pikir otak kita.

Setiap kali latihan, berapa lama seharusnya dilakukan? Waktu terbaik adalah 30 menit setiap kali latihan, baik untuk jogging maupun jalan kaki cepat.

Nah, jangan ragu, lakukan olahraga murah meriah ini agar terhindar dari “penyakit” pikun.

Masalah Menopause | Pola Makan Memengaruhi Kesehatan Otak

This entry was posted in Menopause. Bookmark the permalink.