Gejala Kanker Nasofaring

Gejala Kanker Nasofaring yang Muncul

Infeksi primer virus Epstein Barr bisa muncul pada tahun-tahun pertama kehidupan; tanpa disertai gejala apa pun. Pada keadaan higienis yang lebih baik, infeksi baru muncul saat dewasa muda. Setelah terinfeksi, virus bertahan seumur hidup tanpa menimbulkan gejala berarti hingga akhirnya muncul pada gejala kanker nasofaring. Terutama jika ditunjang oleh faktor-faktor pemicunya.

Kanker nasofaring pada stadium dini sering kali sulit diketahui karena letaknya yang tersembunyi di belakang rongga hidung atau di belakang atas langit-langit rongga mulut. Apalagi tumor yang tumbuh di sekitar muara tuba eustachius (saluran penghubung hidung – telinga) ini pun awalnya tidak menimbulkan gejala. Namun seiring dengan berjalannya waktu, akan muncul berbagai gangguan sebagai berikut :

* Telinga terasa penuh dan berdengung, serta terasa sakit dan nyeri; hal ini terjadi karena tumor telah menyumbat muara tuba eustachius.

* Keluar darah dari hidung seperti mimisan; hal ini terjadi karena dinding permukaan tumor rapuh sehingga mudah iritasi dan berdarah. Makin tinggi tingkat stadiumnya, durasi mimisannya juga akan makin sering.

* Hidung terasa tersumbat karena sel kanker telah menyebar ke rongga hidung.

* Jika pilek ingusnya bercampur darah.

Gejala kanker nasofaring akan makin jelas ketika kanker nasofaring telah lebih tinggi stadiumnya; yang berarti pula si penderita makin merasakan kesakitan akibat penyakitnya itu. Berikut adalah gejala kanker nasofaring stadium lanjut :

* Kepala terasa sakit dan nyeri karena sel kanker telah menybar ke leher dan kepala

* Pembengkakan daerah sekitar leher karena kelenjar getah bening membengkak

* Muncul benjolan di bawah telinga akibat semakin besarnya tumor

* Pandangan mengabur atau jadi dua (diplopia) karena saraf mata tertekan dan kelopak mata menutup pada sisi yang terkena.

Penyebab Kanker Nasofaring | Pencegahan Kanker Nasofaring

This entry was posted in Kanker Nasofaring. Bookmark the permalink.