Gejala Stroke

Gejala Stroke – Sistem Karotis dan Vertebrobasilaris

Gejala stroke muncul akibat daerah otak tertentu tak berfungsi karena terganggunya aliran darah ke daerah tersebut. Gejala yang muncul bervariasi, tergantung bagian otak mana yang terganggu.

A. Ganggguan pada Sistem Karotis

* Gangguan sensibilitas (merasa nyeri, rasa terbakar, mati rasa, perasaan geli-geli seperti ditusuk-tusuk) di daerah wajah serta lengan dan tungkai sesisi.
* Kelumpuhan dari tingkat ringan sampai total pada lengan dan utngkai sesisi.
* Gangguan penglihatan, dapat berupa kebutaan satu sisi atau kebutaan separuh lapangan pandang.
* Gangguan gerak bola mata, dapat berupa mata melirik ke arah satu sisi, mengeluh penglihatan rangkap / dobel, mengeluh benda yang dilihatnya bergerak serta turun naik.
* Gangguan emosional.
* Gangguan menelan.
* Gangguan dalam kontrol kencing.
* Mulut perot.
* Bicara menjadi pelo.
* Gangguan komunikasi.
* Kesulitan menyampaikan pikiran melalui kata-kata atau tulisan.
* Seringkali kata-kata yang terpikir dapat terucapkan tetapi susunan gramatikanya membingungkan.
* Kesulitan untuk mengerti bahasa lisan maupun tulisan.
* Kehilangan hampir seluruh kemampuan bahasanya.
* Lupa akan nama-nama orang atau benda-benda tertentu.
* Kesulitan memahami barang yang dilihat, namun dapat mengerti jika meraba atau mendengar suaranya.
* Tidak mengenali bagian tubuhnya sendiri, seperti membedakan antara kiri dan kanan.
* Koordinasi gerakan dan ucapan yang buruk.
* Tak mampu mengukur jarak atau ruang yang ingin dijangkaunya.
* Kehilangan kemampuan musik yang dimilikinya.
* Kehilangan kemampuan mengenal warna.

B. Gangguan pada Sistem Vertebrobasilaris

* Gangguan gerak bola mata.
* Bola mata bergoyang-goyang.
* Kehilangan keseimbangan.
* Jalan sempoyongan.
* Pusing berputar / buyer dan muntah-muntah.
* Gangguan sensibilitas dan motorik sesisi.
* Gangguan pendengaran.

Penyebab Stroke (Bagian 4) | Faktor Resiko Stroke pada Usia Muda (Bagian 1)

This entry was posted in Stroke. Bookmark the permalink.