Kontrol Gula Darah pada Penderita Diabetes

Pentingnya Pemeriksaan Gula Darah bagi Penderita Diabetes

Periksalah gula darah Anda secara rutin di laboraturium dan bawalah hasil pemeriksaan laboraturium itu untuk datang berkonsultasi ke dokter, karena kontrol diabetes bukan hanya sekedar periksa gula darah. Kadang dokter meminta pemeriksaan yang lain, misalnya profil lemak, asam urat, fungsi hati, fungsi ginjal, tekanan darah, keadaan urin, dan juga bagaimana berat badannya. Semua ini bertujuan untuk mencari kemungkinan adanya komplikasi, deteksi dini, serta untuk memberikan pengobatan yang lebih baik.

Pemeriksaan gula darah degan stik di ujung jari hanya bisa mengetahui keadaan gula darah sesaat aja. Pengendalian gula darah dikatakan berhasil jika HbA1c bisa di bawah 6.5%.

Periksa gula darah pasien diabetes tidak boleh dilakukan setahun sekali, meskipun sudah berdiet dan berolahraga, serta sudah minum obat teratur. Mengapa? Karena gula darah berubah-ubah sepanjang hari mengikuti bagaimana makanan dan aktivitas Anda. Semakin sering Anda cek, semakin banyak informasi mengenai kadar gula darah, berarti semakin baik pengawasan terhadap diabetes Anda.

Gula darah memang sukar dikontrol, namun jangan berkecil hati. Anda perlu berdiet dengan benar, berolahraga teratur, minum obat atau suntik insulin tidak pernah terlupakan, periksa darah secara rutin, serta datang berkonsultasi ke dokter secara berkala. Pengendalian gula darah yang baik bisa mencegah timbulnya komplikasi yang membahayakan.

Walaupun diabates Anda sudah terkendali, Anda tetap perlu datang ke dokter untuk kontrol. Dokter diabetes tidak sekedar memeriksa gula darah. Dia harus bisa mengatur diet yang sehat dan memberi nasihat tentang olahraga apa yang benar. Dokter juga akan mengatur berat badan, memantau tekanan darah, lemak darah, dan fungsi organ-organ penting di dalam tubuh. Deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin timbul juga perlu dilaksanakan secara berkala. Datanglah ke dokter Anda untuk pengendalian diabetes yang menyeluruh.

Semua dokter (umum maupun spesialis) sebenarnya mempunyai pengetahuan dasar untuk menangani kasus diabetes, apalagi mereka sering mendapatkan pengetahuan tambahan melalui kursus dan seminar. Jadi, datanglah ke dokter untuk kontrol teratur. Pada kasus-kasus tertentu diperlukan berkonsultasi ke dokter ahli diabetes.

Memang proses pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar gula itu sakit. Tetapi semakin sering memeriksa gula darah, maka Anda akan memperoleh informasi tentang keadaan gula darah lebih banyak dan kontrol diabetes menjadi lebih baik. Tidak ada kabar tentang gula darah berarti kabar buruk bagi pasien diabetes.

Jenis Diabetes Melitus

Periksalah gula darah Anda secara rutin di laboraturium dan bawalah

hasil pemeriksaan laboraturium itu untuk datang berkonsultasi ke

dokter, karena kontrol diabetes bukan hanya sekedar periksa gula

darah. Kadang dokter meminta pemeriksaan yang lain, misalnya profil

lemak, asam urat, fungsi hati, fungsi ginjal, tekanan darah, keadaan urin, dan juga bagaimana berat badannya. Semua ini bertujuan untuk mencari kemungkinan adanya komplikasi, deteksi dini, serta untuk memberikan pengobatan yang lebih baik.

Pemeriksaan gula darah degan stik di ujung jari hanya bisa mengetahui

keadaan gula darah sesaat aja. Pengendalian gula darah dikatakan

berhasil jika HbA1c bisa di bawah 6.5%.

Periksa gula darah pasien diabetes tidak boleh dilakukan setahun

sekali, meskipun sudah berdiet dan berolahraga, serta sudah minum

obat teratur. Mengapa? Karena gula darah berubah-ubah sepanjang hari

mengikuti bagaimana makanan dan aktivitas Anda. Semakin sering Anda

cek, semkain banyak informasi mengenai kadar gula darah, berarti

semakin baik pengawasan terhadap diabetes Anda.

Gula darah memang sukar dikontrol, namun jangan berkecil hati. Anda

perlu berdiet dengan benar, berolahraga teratur, minum obat atau

suntik insulin tidak pernah terlupakan, periksa darah secara rutin,

serta datang berkonsultasi ke dokter secara berkala. Pengendalian

gula darah yang baik bisa mencegah timbulnya komplikasi yang

membahayakan.

Walaupun diabates Anda sudah terkendali, Anda tetap perlu datang ke

dokter untuk kontrol. Dokter diabetes tidak sekedar memeriksa gula

darah. Dia harus bisa mengatur diet yang sehat dan memberi nasihat

tentang olahraga apa yang benar. Dokter juga akan mengatur berat

badan, memantau tekanan darah, lemak darah, dan fungsi organ-organ

penting di dalam tubuh. Deteksi dini terhadap komplikasi yang mungkin

timbul juga perlu dilaksanakan secara berkala. Datanglah ke dokter

Anda untuk pengendalian diabetes yang menyeluruh.

Semua dokter (umum maupun spesialis) sebenarnya mempunyai pengetahuan

dasar untuk menangani kasus diabetes, apalagi mereka sering

mendapatkan pengetahuan tambahan melalui kursus dan seminar. Jadi,

datanglah ke dokter untuk kontrol teratur. Pada kasus-kasus tertentu

diperlukan berkonsultasi ke dokter ahli diabetes.

Memang proses pengambilan darah untuk pemeriksaan kadar gula itu

sakit. Tetapi semakin sering memeriksa gula darah, maka Anda akan

memperoleh informasi tentang keadaan gula darah lebih banyak dan

kontrol diabetes menjadi lebih baik. Tidak ada kabar tentang gula

darah berarti kabar buruk bagi pasien diabetes.

This entry was posted in Diabetes. Bookmark the permalink.