Mengapa Banyak Berkeringat?

Kelenjar keringat, yang disebut kelenjar apokrin, melepaskan sekresinya ke dalam kantong rambut di ketiak, sekitar puting, dan di pangkal paha. Ini adalah kelenjar berbentuk seperti tabung yang memanjang di bawah lapisan dangkal kulit sampai lapisan yang lebih dalam dan menghasilkan sekresi kental, keruh.

Kelenjar keringat yang disebut kelenjar merokrin lebih banyak dan tersebar luas daripada kelenjar apokrin dan lebih relevan dalam parkinson. Kulit Anda mempunyai hampir tiga juta kelenjar merokrin. Telapak tangan dan telapak kaki mempunyai jumlah yang paling banyak: 3.000 kelenjar per inci persegi (sekitar 6,5 sentimeter persegi). Kelenjar merokrin mengeluarkan sekresinya, yaitu keringat, langsung ke permukaan kulit. Keringat terbuat dari 99% air, namun kandungan garamnya lebih banyak. Kelenjar merokrin mempunyai fungsi sebagai berikut :

Kelenjar keringat mendinginkan kulit dan menurunkan temperatur badan. Ketika semua kelenjar merokrin bekerja secara maksimal, keceptan keluarnya keringat Anda mungkin lebih dari satu galon (sekitar 4,5 liter) per jam, dan kekurangan cairan serta garam dapat terjadi. Untuk alasan ini, atlet dalam olahraga yang dilakukan dalam jangka panjang harus sering istirahat untuk minum cairan.

Kelenjar keringat memberikan perlindungan dari bahaya lingkungan dengan melarutkan senyawa kimia berbahaya dan mempersulit pertumbuhan bakteri.

Pada parkinson, bertambahnya keringat yang keluar dari kelenjar merokrin mungkin akibat malfungsi dari SSO, dan ini mungkin menjadi rumit oleh obat anti-parkinson, terutama levodopa/carbidopa. Hal ini kemungkinan lebih besar terjadi bila Anda minum levodopa/carbidopa dosis tinggi dan mengalami “kemunduran aktivitas” dan diskinesia. Pada beberapa pasien keluarnya keringat dramatis, sehingga pasien harus mengganti baju beberapa kali sehari atau mengganti sprei beberapa kali semalam. Pasien seperti ini harus diamati dengan seksama dan diajari cara mengimbangi kehilangan air dan garam.

Berkeringat dapat menjadi masalah, walaupun beberapa pasien memilih untuk tidak melakukan apapun, karena berkeringat mempunyai tujuan tertentu. Pasien lain mengoleskan antiperspirasi, 15% aluminum klorida heksahidrat – dapat dibeli menggunakan resep. Masalahnya adalah bahwa antiperspiran yang digosokkan di ketiak dan pangkal paha menghambat keluarnya keringat dari kelenjar apokrin, bukan merokrin (sumber utama keluarnya keringat). Demikian pula injeksi Botox ke ketiak dan pangkal paha hanya menghambat sekresi dari kelenjar apokrin. Walaupun demikian, pada beberapa pasien tindakan ini membuat perbedaan. Akhirnya, beberapa pasien menggunakan beta bloker, seperti Inderal, yang “menurunkan” aktivitas SSO. Kehati-hatian harus diambil karena pasien yang berkeringat berlebihan biasanya mengalami hipotensi ortostatik dan beta bloker dapat memperparah keadaan ini.

Di Muhammad Ali Parkinson Center, mereka mengevaluasi setiap pasien yang banyak berkeringat dengan memastikan mereka tidak mempunyai kelenjar tiroid yang terlalu aktif, diabetes, atau tidak dalam proses mengalami menopause. Kemudian kami membuat ancangan pengobatan yang mengendalikan keluarnya keringat tanpa menyebabkan masalah tambahan.

Mengapa Berat Badan Turun? |

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.