Mengapa Berat Badan Turun?

Sekitar 20% penderita parkinson turun berat badannya, terutama penderita parkinson tingkat lanjut. Turunnya berat badan ini terlihat jelas, pada pasien yang turun 10 – 20% berat badannya dalam waktu pendek (enam bulan sampai setahun). Sebelum menganggap penurunan berat badan karena parkinson, Anda harus dievaluasi oleh dokter mengenai penyebab turunnya berat badan seperti AIDS, diabetes, kanker, kolitis, hipertiroidisme, penyakit ginjal atau hati, gangguan penyerapan, dan tuberkolosis. Turunnya berat badan dalam gangguan ini seperti pada kelaparan: Anda menguraikan dan kehilangan lemak dan otot, sedangkan pada parkinson, Anda hanya menguraikan lemak. Bila turunnya berat badan diduga berkaitan dengan parkinson, ada beberapa alasan mengenai hal itu.

Selera Makan Menurun. Menurunnya selera makan mungkin disebabkan oleh obat anti-parkinson seperti levodopa/carbidopa. Biasanya ini bisa diobati dengan mengganti setiap dosis levodopa/carbidopa dengan carbidopa yang lebih banyak, yang akan menurunkan rasa mual dan turunnya selera makan yang mungkin menyertai pengobatan Anda. Menurunnya selera makan mungkin disebabkan oleh hilangnya indra pencecapan. Hal ini biasanya dapat diobati dengan menggunakan rempah-rempah dan bumbu untuk membuat makanan Anda lebih menggugah selera.

Gelisah dan/atau Depresi. Bila Anda gelisah atau depresi, mungkin kehilangan keinginan untuk makan, dan mungkin tidak lagi menikmati saat makan. Mengobati kegelisahan dan/atau depresi mungkin mengakibatkan berat badan Anda dapat pulih kembali.

Meningkatnya Aktivitas Fisik. Bila Anda mengalami tremor dengan amplitudo besar, terlihat jelas di kedua tangan yang nyaris terjadi sepanjang waktu, ini mungkin menyebabkan berat badan Anda turun. Tremor saat istirahat yang biasa hanya memengaruhi satu tangan dan tidak selalu terjadi, tidak mengakibatkan turunnya berat badan. Demikian pula, bila Anda menderita diskinesia yang terlihat sewaktu Anda minum levodopa/carbidopa, berat badan Anda akan turun. Pada umumnya, Anda hanya akan menguraikan lemak di badan dan akhirnya berat badan akan stabil.

Malfungsi Hipotalamus. Hipotalamus terletak di atas kelenjar pituitari, di depan talamus, dan di tengah sistem saraf otonom Anda. Hipotalamus mengatur selera makan Anda dengan mengkoordinasikan aksi dari tiga macam hormon. Satu hormon dikeluarkan oleh lambung sebelum Anda makan dan meningkatkan selera makan, yang lain dikeluarkan oleh sel-sel lemak dan memberi tahu Anda bahwa kenyang, dan yang ketiga dikeluarkan oleh hipotalamus dan berfungsi meningkatkan asupan makanan dan menurunkan aktivitas fisik. Hipotalamus terpengaruh dalam parkinson dan diteorikan (tetapi belum dibuktikan) bahwa hipotalamus “diset ulang”, sehingga Anda membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda makan, sehingga berat badan turun.

Kesulitan Menelan. Kesulitan menelan yang signifikan, cukup menyebabkan berat badan Anda turun, muncul belakang pada parkinson. Gejala-gejala sulit menelan termasuk memerlukan waktu lebih lama untuk makan, batuk atau tersedak sewaktu makan, dan air ludah menetes dari mulut. Bila Anda mengalami kesulitan menelan yang signifikan, Anda memerlukan waktu lebih lama untuk makan, Anda akan merasa kenyang, dan yang Anda makan lebih sedikit. Bila diduga bahwa turunnya berat badan Anda berkaitan dengan kesulitan menelan dan turunnya cukup banyak, Anda mungkin perlu selang untuk menyalurkan makanan. Akan tetapi, dalam pengalaman, jarang ada pasien yang perlu selang makanan karena berat badan turun dari kesulitan menelan.

Bila berat badan Anda turun banyak, Anda harus diperiksa oleh dokter.

Mengapa Sulit Menelan? | Mengapa Banyak Berkeringat?

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.