Mengapa Sulit Menelan?

Kesulitan menelan (disfagia) biasanya muncul belakangan pada pasien parkinson, namun mungkin muncul setiap saat dan di tahap awal mungkin sulit dikenali. Kesulitan ini dapat bervariasi dari ringan (tidak nyaman), dapat dikenali, mengakibatkan berat badan turun banya. Beberapa gejala kesulitan menelan adalah sebagai berikut :

* Menelan berulang-ulang setelah memasukkan sesuap makanan
* Batuk dan/atau tersedak sewaktu makan (ini karena ada partikel makanan yang ditelan masuk ke dalam saluran pernapasan dan paru-paru, bukan masuk ke dalam kerongkongan dan lambung).
* Suara berubah (menelan dan berbicara menggunakan banyak otot yang sama sehingga gangguan yang memengaruhi otot untuk menelan kemungkinan memengaruhi otot bicara Anda juga).
* Air ludah menetes dari mulut (ini akibat dari kesulitan menelan air ludah).
* Makan lebih lambat
* Berat badan turun (alasan paling umum dari turunnya berat badan dalam parkinson adalah kesulitan menelan)

Menelan memerlukan tindakan terkoordinasi dari banyak otot, otot yang dapat Anda kendalikan dan otot polos. Pertama, lidah Anda dan otot rahang menyiapkan makanan untuk ditelan dengan mengunyahnya dan mencampurnya dengan air ludah. Kemudia otot di belakng mulut dan tenggorokan mulai menelan. Otot-otot ini juga menutup lubang ke saluran napas dan ke hidung Anda agar makanan dan cairan tidak masuk ke sana. Berikutnya, otot-otot kerongkongan mendorong makanan masuk ek dalam lambung. Otot yang lambat atau kaku di tingkat berapa pun dapat mengakibatkan kesulitan menelan. Kelambatan dan kekakuan sama yang memengaruhi otot di lengan dan tungkai Anda juga memengaruhi otot tenggorokan.

Memahami mekanisme menelan dan mendidik diri sendiri mengenai langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mempermudah proses mungkin menurunkan kesulitan menelan. Misalnya, penderita parkinson tanpa menyadari cenderung membengkokkan atau melenturkan leher saat mereka duduk, memaksa diri untuk melihat ke bawah. Posisi ini membuat mengunyah dan menelan sulit karena rahang dalam posisi tidak menguntungkan secara mekanis. Kalau Anda menegakkan leher, maka mengunyah jauh lebih mudah untuk otot rahang Anda. Salah satu cara untuk memastikan hal ini terjadi adalah menggoyangkan kursi Anda saat makan, yang meluruskan tulang belakang dan memaksa memandang ke depan. Cara lain adalah meletakkan siku Anda di meja yang juga akan meluruskan leher dan memaksa Anda melihat ke depan. Akhirnya, bila Anda mengalami kesulitan menelan, dapat minum levodopa/carbidopa dalam bentuk Parcopa, yang larut dalam mulut. Minum Parcopa satu jam sebelum makan sehingga saat Anda siap untuk makan, Parcopa akan mencapai konsentrasi puncak sehingga otot mengunyah dan menelan akan dapat bekerja paling baik.

Kesulitan menelan paling baik dievaluasi oleh ahli terapi wicara yang belajar mengevaluasi gangguan bicara dan menelan.

Mengapa Pusing? | Mengapa Berat Badan Turun?

This entry was posted in Parkinson. Bookmark the permalink.