Obat-obatan Komplementer dan Alternatif untuk Migrain

Obat-obatan komplementer dan alternatif (complementary and alternative medicine), juga biasa disebut CAM, adalah pendekatan praktik perawatan kesehatan dan terapi yang berada di luar dari pengobatan medis konvensional negara barat. CAM fokus pada diagnosis, pencegahan dan pengobatan penyakit melalui berbagai ragam praktik. Peningkatan penggunaan cara ini tampak pada beberapa tahun terakhir, pasien mulai berpaling pada pengobatan komplementer dan alternatif untuk mencari pereda dari berbagai macam gangguan medis termasuk migrain. Pendekatan dari CAM tidak dimaksudkan untuk mengganti pengobatan medis konvesional dari dokter Anda, alih-alih bertujuan untuk melengkapinya. Kombinasi dari pendekatan pengobatan komplementer dan alternatif dan pengobatan medis konvensional biasanya disebut sebagai pengobatan terintegrasi (integrative medicine).

Sebagai tambahan untuk meningkatkan kesadaran mengenai CAM oleh pasien, telah dilakukan berbagai pengetahuan ilmiah terkait dengan efektivitas dari pengobatan tersebut. Dalam upaya untuk menyediakan bukti CAM melalui riset secara ilmiah pada masyarakat, National Institutees of Health yang merupakan bagian dari Pemerintah Amerika Serikat, mendirikan National Center for Complementary and Alternative Medicine pada tahun 1998. Peningkatan juga terlihat dari dokter medis merujuk pasien pada praktisi CAM dan sekolah medis, yang kemudian mengintegrasikan praktik perawatan kesehatan non-konvensional ke dalam kurikulum mereka. Terapi dan produk yang dulu dianggap alternatif atau nonkenvensional seperti biofeedback, akupuntur, dan vitamin kini telah menjadi bagian utama dalam praktik perawatan kesehatan.

Keamanan Terapi Komplementer dan Alternatif

Di samping perubahan positif dalam sistem perawatan kesehatan, masih sangat mungkin pasien merasa bingung ketika mencoba menilai efektivitas dari berbagai macam pengobatan dan produk. Pengobatan alternatif mulai dari pendekatan yang telah diteliti secara ilmiah dan dipublikasikan dalam jurnal yang ditinjau oleh rekan medis, hingga praktik yang berbiaya sangat mahal dan tidak terbukti memiliki manfaat pengobatan. Beberapa terapi atau pengobatan alternatif bahkan dapat membahayakan jika dikombinasikan dengan obat secara spesifik, kontraindikasi terhadap kondisi Anda, atau digunakan pada saat membutuhkan perawatan medis. Penderita migrain kronis seringkali merasa putus asa untuk pengobatan yang efektif, dan mungkin ingin mencoba pendekatan bantuan lain yang menjanjikan. Selalu konsultasikan dengan ahli saraf atau dokter yang merawat migrain Anda, ketika memutuskan untuk menggunakan pendekatan medis komplementer. Pengobatan komplementer dan alternatif, khususnya mengenai praktiknya, dapat memiliki potensi signifikan terhadap pencegahan dan pengobatan migrain. Potensi ini dioptimalkan, ketika digunakan sebagai suplemen terhadap pengobatan medis Anda, atau ketika Anda menerima informasi yang memadai yang meyakinkan Anda terhadap keselamatan dan efektivitas dari pengobatan tersebut.

Pengobatan Utama yang Termasuk dalam Obat-obatan Komplementer dan Alternatif

Pengobatan komplementer dan alternatif termasuk praktik yang beragam dan sangat luas. Praktik CAM mulai dari yang lembut, tanpa obat-obatan dan bersifat non-invasif seperti relaksasi dan teknik pernapasan, hingga jenis pengobatan yang lebih invasif seperti chiropractic atau manipulasi tulang belakang, obat-obatan herbal dan akupunktur / acupuncture (Terapi tradisional Cina menggunakan jarum yang sangat kecil dimasukkan pada titik tertentu pada tubuh, untuk menstimulasi dan mengatur aliran chi atau energi vital untuk mengembalikan keseimbangan energi yang sehat).

National Center for Complementary and Alternative Medicine of the National Institures of Health mengklasifikasikan pengobatan CAM ke dalam lima kategori :

1. Sistem Medis Alternatif (Alternative Medical System):

Ini merupakan sistem medis alternatif dan komprehensif atau penyembuhan, masing-masing memiliki satu set teknik terapi, praktik dan sistem keyakinan. Beberapa dibuat dengan budaya Barat seperti pengobatan homeopathic / homeopathic medicine (Sistem obat-obatan yang berdasarkan konsep “hal serupa akan menyembuhkan hal serupa”, gejala-gejala diobati dengan dosis suatu zat yang biasanya akan produksi gejala yang sama seperti penyakit yang sedang dirawat) dan pengobatan naturapathic / naturapathic medicine (Sistem perawatan kesehatan yang menggunakan sistem diet, herbal dan metode alami lain untuk mengobati penyakit). Sebagian lagi dibangun sejak beberapa ribu tahun yang lalu dalam budaya Timur seperti obat-obatan tradisional Cina dan Ayurveda, yang berasal dari India, dan jamu dari Indonesia. Sangat menarik untuk mencatat bahwa meskipun dianggap sebagai praktik alternatif hingga pengobatan konvensional, banyak dari sistem tersebut – terutama sistem yang berasal dari Timur – mendahului beberapa ribu tahun dari sistem medis Barat saat ini.

2. Intervensi Pikiran – Tubuh (Mind-Body Intervention)

Praktik dari tubuh dan pikiran ini termasuk berbagai pendekatan dan terapi, yang telah menerima bukti yang bisa diterima berdasarkan dukungan mereka yang efektif terhadap pengobatan migrain, rasa nyeri yang kronis dan gangguan medis lain yang kemungkinan dipicu oleh stres emosional. Teknik pikiran-tubuh memanfaatkan kemampuan alami pikiran untuk menyembuhkan dan bertujuan untuk menggunakan kebijaksanaan bawaan dari pikiran, untuk mengatur fungsi emosi dan tubuh. Metode-metode tersebut diyakini bekerja dengan mengubah respons biologis yang terkait dengan stres dan rasa sakit. Emosi dan pemikiran memiliki peran signifikan dalam semua gangguan medis. Sementara pengalaman rasa sakit seringkali dihubungkan dengan berbagai macam faktor emosional, fisik dan sosial, sangat penting adanya keahlian yang ditujukan untuk mengurangi atau mengubah stres menjadi terintegrasi dengan pengobatan migrain atau sakit kepala. Pendekatan pikiran-tubuh memang sangat efektif dalam mengurangi tingkat ketegangan, depresi, gangguan tidur dan berbagai reaksi psikologis yang negatif, yang terkait dengan siklus kronis dari episode migrain. Emosi atau reaksi tersebut seringkali memperpanjang atau membuat episode migrain semakin intens, atau menjadikan seseorang semakin rentan terkena serangan migrain. Pendekatan pikiran-tubuh juga akan membantu Anda untuk mempelajari bagaimana mengatur respons fisik Anda sendiri, seperti tekanan otot yang seringkali dikaitkan dengan migrain. Pendekatan pikiran-tubuh juga akan membantu Anda untuk mempelajari bagaimana mengatur respons fisik Anda sendiri, seperti tekanan otot yang seringkali dikaitkan dengan migrain. Pendekatan pikiran-tubuh sangat aman dan diterima dengan luas sebagai bagian penting dari pengobatan migrain dan sakit kepala. Contoh dari praktik pikiran-tubuh termasuk biofeedback (Penggunaan alat-alat yang memakai listrik untuk mengubah fungsi tubuh seperti detak jantung, tekanan otot agar mencapai relaksasi), meditasi / meditation (Proses untuk memfokuskan perhatian untuk meningkatkan kesadaran), relaksasi, teknik pernapasan / breathing technique (Beragam teknis yang menggunakan pola bernapas untuk mencapai relaksasi), hipnosis / hypnosis (Ragam teknik untuk mendorong kondisi kesadaran untuk mencapai relaksasi dan sugesti diri), gambaran yang terarah / guided imagery (Penggunaan gambar dalam pikiran, visualisasi dan imajinasi untuk meningkatkan penyembuhan atau perubahan kesehatan emosi dan perilaku), yoga (Sebuah ilmu yang mempromosikan kesehatan fisik, emosi dan spiritual melalui latihan postur, peregangan, pernapasan dan meditasi) dan visualisasi kreatif / creative visualization (Penggunaan gambar visual dalam pikiran untuk meningkatkan relaksasi, penyembuhan dan perubahan dalam kesehatan dan perilaku).

3. Terapi Berbasis Biologis (Biologic-Based Therapies) :

Tidak seperti pendekatan komplementer dan alternatif yang tidak bersifat invasif, kategori terapi farmakologis ini termasuk invasif dan menggunakan penggunaan bahan kimia, suplemen makanan dan produk herbal. Sementara sebagian bahan-bahan tersebut, seperti magnesium, obat herbal dari feverfew dan minyak ikan telah memiliki bukti medis sebagai pencegahan atau pengobatan migrain, sedangkan pengobatan yang lain masih kurang bisa dibuktikan secara ilmiah terkait dengan efektivitas atau keamanannya. Risiko efek merugikan dari praktik ini dianggap tinggi dibandingkan pendekatan CAM lainnya, sehingga peringatan harus digunakan ketika menggunakan produk apa pun atau bahan “alami” tanpa persetujuan dari dokter Anda.

4. Terapi Berdasarkan Tubuh (Body Based Therapies) :

Terapi berdasarkan tubuh merupakan serangkaian praktik pengobatan noninvasif yang didasarkan pada keyakinan, bahwa banyak masalah kesehatan dapat dicegah atau diobati melalui manipulasi atau pergerakan area tubuh, termasuk jaringan halus dan tulang belakang. Secara umum, terapi ini dimaksudkan sebagai terapi komplementer terhadap medis konvensional, dan mungkin dapat membantu pencegahan migrain atau membantu mempercepat peredaan selama serangan migrain, terutama jika terjadi tekanan otot pada leher, kulit kepala, bahu dan punggung bagian atas. Contoh dari terapi berdasarkan tubuh itu yaitu terapi pijat / massage therapy (Tekanan, pijatan dan manipulasi otot dan jaringan dalam perawatan nyeri musculoskeletal), rolfing (Bentuk yang dalam mengenai manipulasi dari otot dan jalurnya terkait dengan nyeri musculoskeletal), chiropractic (Penggunaan manipulasi tulang belakang untuk memperbaiki keteraturan dari tulang belakang) dan osteopathy (Sekolah kedokteran yang menyediakan perawatan pengobatan komprehensif dengan perhatian khusus pada sendi, tulang, otot, dan saraf), shiatsu (Bentuk dari acupressure untuk mempertahankan kesehatan dan relaksasi), acupressure (Terapi tradisional Cina menggunkan tekanan jari pada titik tertentu pada tubuh) dan cranical-sacral therapy.

5. Terapi Energi (Energy Therapies) :

Kategori pendekatan ini berdasarkan konsep dari kekuatan energi, bisa berasal dari tubuh manusia ataupun kekuatan spiritual, yang dapat dimanipulasi atau “disalurkan” untuk memfasilitasi respons penyembuhan. Banyak dari konsep tersebut berasal dari dasar praktik penyembuhan kuno yang mistis. Pendekatan ini semakin populer dan meskipun ada beberapa risiko merugikan dalam praktiknya; efek terapi tersebut secara spesifik belum bisa diukur secara objektif. Contoh termasuk sentuhan terapeutik, penyembuhan melalui keyakinan dan spiritual, Reiki (Bentuk pengobatan tradisional Cina yang berdasarkan pada sentuhan berbasis “energi penyembuhan”, Qi gong (Terapi energi tradisional Cina dengan menggunakan gerakan, pernapasan dan meditasi) dan penggunaan magnet.

Menghadapi Migrain Lebih Baik di Tempat Kerja | Saat bagi Anda untuk Berpikir Menggunakan Pengobatan Komplementer dan Alternatif

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.