Para Penderita Gout

Kang Asep tidak pernah membatasi konsumsi makanan. Apa saja dihadapannya, langsung disikat. Teraakhir, sebelum sakit, Kang Asep dan teman-temannya menghadiri acara tumpengan di kompleks tempatnya tinggal. Namun, serangan gout lalu membuat Kang Asep meringis menahan nyeri di sendi jemari kakinya.

Saat dirinya mengalami serangan radang sendi yang tiba-tiba, sang istri dengan sabar merawatnya. Akan tetapi, Kang Asep tidak habis pikir. Mengapa hanya dia yang menderita asam urat sementara istrinya segar bugar? Mengapa hanya dia yang sakit sementara teman-temannya yang sama-sama menghadiri tumpengan tidak mengalaminya? Apakah penyakit gout ini pilih-pilih?

01: Siapa saja yang bisa terkena gout?

Gout dulu disebut sebagai Richman disease, yang artinya menyerang orang-orang kaya saja. Pada masa Raja Louis di Perancis, gout dikenal sebagai The King of Diseases dan The Disease of Kings. Bangsawan pada zaman ini terkenal dengan pola makan yang ngawur. Apa saja dimakan tanpa pengaturan menu secara khusus. Oleh karena kaya, mereka bisa membeli segala jenis bahan makanan, terutama daging, jeroan, dan alkohol yang mengandung tinggi purin. Namun, sekarang, ada istilah poor man’s disease. Gout dapat menyerang orang kaya, orang pas-pasan, dan orang miskin. Gout terjadi karena karena pola dan menu makan yang tidak baik. Apalagi, Kang Asep punya orang tua yang pernah gout. Artinya, Kang Asep punya bakat menderita gout.

02: Apa benar gout itu penyakit keturunan?

Beberapa orang yang pernah menderita serangan gout ternyata orang tua atau keluarganya juga pernah terserang gout. Jika ada salah satu orang tua yang menderita gout, bisa dipastikan sang anak mewarisi bakat untuk mengalami kondisi serupa. Mengapa demikian? Tubuhnya mewarisi gen-gen yang cenderung mudah menumpuk asam urat dibanding orang lain yang tidak punya riwayat keluarga menderita gout. Namun, tidak perlu khawatir. Justru dengan mengetahui riwayat keluarga maka kita bisa mempersiapkan diri untuk mencegah gout sejak dini. Gout bukanlah penyakit kutukkan keluarga. Gout sama saja dengan beberapa masalah lain seperti kecenderungan seseorang beruban atau bertubuh gemuk. Jika bapaknya gemuk, seringkali anaknya juga gemuk meski ada beberapa anak lebih mirip ibunya yang kurus. Asal kita tahu strategi pencegahannya maka gout bukanlah masalah besar.

03: Apakah gout itu penyakit menular?

Gout bukan penyakit menular. Gout tidak menyebar lewat pemakaian handuk atau baju yang sama maupun menghirup udara yang sama dengan penderita.

04: Banyak teman yang seusia dengan saya, tapi mengapa hanya saya yang terkena gout, Dok?

Umumnya, gout diderita oleh pria berusia diatas 40 tahun. Namun, sekarang ini, tidak sedikit yang mengalami gout pada usia 30 tahunan. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pola makan. Zaman sekarang, makanan apa pun ada, tapi kebanyakan mengandung purin yang tinggi.

05: Saya sebaya dengan istri. Mengapa saya terkena gout sedangkan istri saya tidak?

Perbandingan pria dan wanita dalam angka keajaiban gout adalah sekitar 7:1 sampai 9:1. Pria lebih banyak terkena gout, terutama yang sedang memasuki usia dewasa muda. Mengapa? Para ahli mengatakan , hormon androgen pada pria yang memasuki usia dewasa muda lebih aktif. Hormon ini yang menyebabkan pria semakin tampak lebih dewasa. Contohnya, tumbuh bulu halus seperti kumis, jenggot, bulu dada, dan bulu disekitar kemaluan, otot yang semakin berkembang, dada yang bidang, serta suara yang semakin berat. Semua ini adalah tanda-tanda pertumbuhan kelamin sekunder yang muncul sejak awal masa pubertas dan normal bagi pria. Namun, disamping itu, ternyata androgen meningkatkan risiko penumpukan asam urat dalam tubuh pria.

Kondisi yang sangat berbeda dialami oleh wanita. Tanda-tanda kelamin sekundernya dipicu oleh hormon estrogen yang justru menurunkan risiko penumpukkan asam urat. Namun, pada masa menopause di saat hormon estrogen sudah tidak aktif, risiko mengalami hiperurisemia dan gout semakin meningkat.

Itulah sebabnya muncul istilah: ” Gout adalah penyakit yang menyerang lelaki saat mulai menyukai wanita, dan menyerang wanita saat mereka mulai tidak menyukai lelaki”.

06: Berarti, kalau saya sudah tua dan tidak lagi menyukai wanita, saya bisa bebas dari gout?

Oh, belum tentu. Dalam rentang waktu pubertas sampai usia tua, asam urat sudah terlanjur mengendap dalam cairan sendi. Gout bisa muncul kapan saja.

Beberapa tahun setelah masa pubertas, asam urat sedikit demi sedikit mengendap. Hal ini juga disebabkan oleh konsumsi makanan tanpa batasan tertentu. Saat memasuki masa “puber kedua” pada usia dewasa, sekitar usia 30-40 tahun, mulailah pria terserang gout. Oleh karena itu, kita tetap harus waspada dan melaksanakan semua trik pencegahan yang sudah dibahas.

07: Tetangga saya memiliki kadar asam urat yang cukup tinggi. Namun, mengapa dia tidak menderita gout seperti saya?

Kadar asam urat yang tinggi tidak selalu menyebabkan serangan gout. Pertama, seseorang harus mengalami kondisi hiperurisemia dalam waktu yang lama untuk menimbulkan serangan gout. Ada yang menyebutkan sekitar lebih dari dua puluh tahun. Kondisi hiperurisemia ini perlahan-lahan memicu endapan dalam cairan sendi. Jika pola makannya tidak diawasi dan aktivitasnya berlebihan, hal ini bisa memicu serangan gout. Tinggal tunggu waktu saja.

08: Bisakah anak-anak terkena serangan gout?

Anak-anak jarang sekali terserang gout. Kecuali, kalau si anak punya kelainan genetik atau kelainan yang memicu kondisi hiperurisemia seperti pada penjelasan sebelumnya. Pernah dilaporkan ada penderita gout yang masih duduk dikelas tiga sekolah dasar. Setelah diperiksa, ternyata dia menderita sindroma gagal ginjal dan memiliki bakat asam urat dari kedua orang tuanya.

09: Apakah ibu hamil juga rentan terkena serangan gout?

Kehamilan memiliki kemungkinan meningkatkan kadar asam urat darah sehingga meningkatkan risiko gout. Kadar asam urat ibu hamil cenderung lebih tinggi. Namun, asam urat ibu hamil stabil pada kadar rendah di usia kehamilan 8-24 minggu. Kadar asam urat kemudian meningkat pada usia kehamilan 24-25 minggu hingga 12 minggu setelah melahirkan.

Pada kasus eklampsia atau keracunan saat kehamilan, tubuh sang ibu bereaksi berlebihan terhadap kehamilannya sendiri. Kondisi ini ditandai dengan kejang-kejang saat hamil. Kadar asam urat pada ibu hamil dengan eklampsia atau pre-eklampsia bisa mencapai 9,1-11,0 mg/dl bahkan lebih.

Serangan gout akut dapat terjadi karena kadar asam urat darah menurun tiba-tiba. Biasa terjadi pada ibu dengan pre-eklampsia atau eklampsia dan pada 12 minggu setelah melahirkan. Jika kadar asam urat yang semula tinggi mendadak menurun, serangan gout akut akan berisiko muncul.

Untuk mengurangi efek nyeri, bisa diberikan kompres es atau obat antinyeri. Namun, harus hati-hati karena obat antinyeri justru bisa mengurangi kontraksi rahim ibu. Hal ini dapat menimbulkan gangguan pada kehamilan. Untuk ibu yang telah melahirkan, boleh-boleh saja mengonsumsi antinyeri sesuai dosisnya

10: Kalau saya minta hormon estrogen untuk mencegah dan mengobati gout, bisa nggak, Dok?

Terapi sulih hormon untuk memberi hormon esterogen kepada penderita hiperurisemia dan gout memang sedang dikembangkan. Namun, juga harus diingat bahwa hormon esterogen tidak semestinya ada dalam tubuh lelaki. Fisik seseorang yang mendapat terapi sulih hormon cenderung berkembang seperti wanita (feminisasi). Misalnya bulu-bulu tubuhnya perlahan-lahan rontok, dadanya membesar seperti layaknya wanita (ginekomasti), produksi spermanya berkurang, dan sebagainya.

Pencetus Gout | Gejala Gout

This entry was posted in Asam Urat. Bookmark the permalink.