Pengertian Wasir (Ambeien, Hemoroid)

Apa itu Wasir atau Ambeien?

Dewasa ini, manusia menginginkan segala hal yang serba praktis. Adanya perubahan pola hidup manusia, dari era bercocok tanam ke serba teknologi, tentu ikut memudahkan manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini didukung oleh tuntutan zaman, yang mengharuskan manusia untuk senantiasa bergerak cepat dan menjadi yang terdepan.

Perubahan ini, tak terkecuali menyangkut pada pilihan gaya hidup serta pola makan manusia. Manusia mulai jarang melirik makanan yang mengandung serat, seperti buah-buahan dan sayuran. Mereka lebih menyukai makanan instan, dibandingkan makanan yang harus melewati beberapa tahap untuk dapat dinikmati. Pilihan makanan instan pun kian beragam, tak lagi sekedar mie instan, tapi merambah pada makanan olahan lain yang ikut pula dibuat instan. Sementara itu, pola makan instan ini tak dibarengi dengan gaya hidup yang sehat. Gaya hidup modern, seperti menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau televisi sembari mengemil, tentu akan berpengaruh pada gangguan kesehatan pelakunya. Maka, tak jarang kita mendengar penyakit-penyakit yang timbul akibat gaya hidup yang salah.

Sebut saja penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, serta penyakit gangguan pada sistem pencernaan, salah satunya adalah wasir. Penyakit wasir timbul akibat kurangnya jumlah serat yang masuk ke tubuh, sehingga menyebabkan konsistensi tinja menjadi keras. Pola makan ini berimbas pada kebiasaan mengedan sekuat-kuatnya pada waktu buang air besar. Berbeda dari penyakit lainnya akibat gaya hidup yang salah, wasir dapat menyerang berbagai lapisan sosial masyarakat. Penyakit ini sering pula terjadi pada para pekerja yang menuntut mereka mengerjakan pekerjaan berat, seperti buruh angkut di pasar dan pelabuhan.

Hemoroid, atau di masyarakat lebih dikenal dengan sebutan wasir atau ada juga yang menyebutnya ambeien, merupakan momok bagi penderitanya. Selama ini, wasir dianggap penyakit yang memalukan sebab timbulnya di daerah yang kurang pantas untuk dibicarakan, yakni anus. Akibatnya, penderita wasir kerap kali segan untuk memeriksakan diri. Mereka lebih senang membeli obat tradisional tanpa resep dokter. Padahal, meskipun wasir tidak membahayakan penderitanya, dapat dipastikan kehadirannya cukup mengganggu.

Wasir (hemoroid) adalah penyakit yang disebabkan melebarnya pembuluh darah (vena) di daerah dubur. Ada juga yang menyebutkan, wasir (ambeien, hemoroid) adalah penyakit yang mengenai rektum dan anus yang disebabkan rusaknya pleksus hemoroidalis (pembuluh darah di sekitar rektum dan anus).

Hemoroid dapat digambarkan sebagai gumpalan-gumpalan jaringan dalam saluran anal yang berisi pembuluh darah dan jaringan penunjang yang ada di sekelilingnya, yang terdiri atas otot dan serta elastik. Saluran anal adalah terusan yang panjangnya empat sentimeter yang dilewati tinja dari rektum ke dunia luar. Anus adalah lubang saluran anal ke dunia luar.

Wasir muncul pada orang dewasa baik di perkampungan maupun perkotaan. Penderita wasir stadium lanjut akan membutuhkan pertolongan dokter. Gejala yang tampak ditandai oleh adanya darah yang menetes ketika sedang buang air besar atau muncul tonjolan dan rasa panas di sekitar dubur setelah buang air besar.

Kebanyakan orang beranggapan hemoroid adalah penyakit abnormal, padahal hampir setiap orang memiliki hemoroid. Hemoroid dapat dianggap sebagai penyakit, bila gumpulan-gumpulan itu membesar dan menyebabkan masalah bagi penderitanya.

Wasir merupakan penyakit yang bisa diderita oleh semua orang, laki-laki maupun perempuan. Sebagai penyakit yang menimbulkan masalah bagi penderitanya, wasir diderita sama banyaknya pada laki-laki dan perempuan, dan sedikit meningkat pada wanita yang sedang mengandung dan akan melahirkan. Prevalensinya meningkat antara usia 45 dan 65 tahun. Hampir semua orang dewasa pernah menderita wasir.

Home | Penyebab Wasir

This entry was posted in Wasir. Bookmark the permalink.