Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 1)

Penyebab Gagal Ginjal dari Segi Konsumsi

Tahukah anda? Ada berbagai macam penyebab gagal ginjal. Sebagian besar diantaranya disebabkan karena perubahan pola makan dan gaya hidup masyarakat, terutama yang tinggal di daerah perkotaan. Makanan yang dikonsumsi cenderung tinggi kolesterol dan protein. Selain itu, beberapa penyakit umum seperti diabetes mellitus, hipertensi, berbagai peradangan dan penggunaan obat-obatan juga menjadi salah satu penyebab gagal ginjal.

Mari kita bahas penyebab gagal ginjal secara bertahap dan mulai dari apa saja yang dikonsumsi masyarakat pada umumnya  :

Soft Drink

Penyebab Gagal Ginjal Minuman Bersoda

Nah ini dia yang sangat digemari masyarakat Indonesia, mulai dari anak-anak sampai dengan dewasa. Dimanapun dan kemanapun, soft drink menjadi salah satu pilihan. Coba buka kulkas Anda, pasti ada soft drink. Minuman ringan ini memang nikmat di lidah, siapapun pasti suka. Tetapi apakah sesuatu yang nikmat ini bagus untuk tubuh kita?

Penyakit diabetes, obesitas, dan ginjal meningkat seiring dengan tingginya konsumsi fruktosa (pemanis yang banyak digunakan dalam minuman bersoda) dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal yang krusial adalah jumlah gula yang dikonsumsi bukan jenisnya. Bahkan beberapa diantara contoh sirup tinggi fruktosa, ditemukan adanya kandungan merkuri.

Meski tidak mengandung alkohol, soft drink mengandung bahan pengawet. Minuman ringan memiliki dua jenis, yaitu minuman ringan berkarbonasi dan tanpa karbonasi. Minuman ringan berkarbonasi mengandung CO2. Keduanya memiliki kandungan yang hampir mirip. Sama-sama ada kandungan gula.

Kandungan yang dapat memicu gangguan kesehatan adalah gula. Soft drink mengandung kadar gula yang tinggi. Asupan gula yang tinggi ke dalam tubuh akan menyebabkan obesitas, sindrom metabolik, diabetes, penyakit jantung dan pembuluh darah, serta penyakit ginjal. Keterkaitannya memang tidak langsung terlihat tetapi pada akhirnya mengakibatkan masalah-masalah tersebut dalam jangka panjang. Ginjal kita tidak serta merta merasakan efek negatif dari timbunan gula. Namun ada penyakit lain yang mendahuluinya. Kadar gula tinggi meningkatkan penyakit kardiometabolik dan yang paling sering adalah diabetes mellitus. Gula pada minuman ringan juga menyebabkan asam urat. Asam urat yang berkepanjangan, lama-lama akan merusak ginjal. Soft drink meningkatkan asupan kalori yang akan meningkatkan berat badan dan penyerapan kalsium dalam tubuh akan menurun.

Pada dasarnya, tubuh kita tidak akan dapat menerima gula dalam jumlah banyak. Bila kadar gula meningkat, ginjal akan menaikkan aktivitasnya untuk mengeluarkan gula keluar tubuh melalui urin, yang mana bila itu terjadi terus menerus, otomatis ginjal akan bekerja ekstra.

Kemudian, kerusakan ginjal disebabkan oleh asam urat. Asam urat merupakan hasil produksi dari tubuh yang juga dikeluarkan melalui ginjal. Bila kadar berlebih, maka akan terjadi penumpukan dan akan membentuk batu ginjal yang dapat menyebabkan kerja ginjal tidak optimal.

Pain Killer

Sekarang ini, obat pereda rasa nyeri banyak sekali digunakan oleh masyarakat, mulai dari untuk sakit kepala, sakit perut karena menstruasi, sampai dengan sakit gigi. Bahkan sudah menjadi suatu kebiasaan, begitu ada yang sakit, langsung saja minum obat pereda rasa nyeri. Sungguh kondisi yang sangat memprihatinkan. Penyebab gagal ginjal yang cukup umum, namun tidak banyak disadari.

Mengkonsumsi obat-obatan pereda rasa nyeri yang mengandung ibuprofen secara berlebihan maupun dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan timbulnya nefritis intersitialis, yaitu peradangan ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal.

Jika anda mengalami gangguan fungsi ginjal dan sedang mengkonsumsi obat-obatan secara rutin, coba selalu konsultasikan dengan dokter. Untuk obat baru, konsultasikan dengan dokter bila Anda mengalami gejala-gejala tertentu.

Obat-obatan Terlarang

Yang ini lebih aneh lagi, sudah mengerti bahwa itu obat-obatan terlarang yang tidak bisa dikonsumsi secara bebas tanpa petunjuk dokter, masih juga dikonsumsi bahkan menjadi kecanduan. Ini merupakan salah satu penyebab gagal ginjal.

Penyalahgunaan obat-obatan, seperti heroin atau kokain, dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal. Ginjal merupakan organ utama dalam sistem pengeluaran metabolisme obat. Semua obat anestesi akan dikeluarkan melalui ginjal sehingga dapat menyebabkan toksik pada ginjal terutama yang mengalami penurunan fungsi.

Penderita penurunan fungsi ginjal lebih peka terhadap beberapa obat sehingga perlu dilakukan penyesuaian dosis. Perubahan dosis yang paling sering dilakukan adalah dengan menurunkan dosis atau memperpanjang interval pemberian obat, atau kombinasi keduanya. Pada penderita penurunan fungsi ginjal lebih dipilih obat anestesi inhalasi karena pengeluaran hasil metabolismenya melalui pernafasan.

Penyebab Gagal Ginjal – bersambung

Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 2) | Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 3)

This entry was posted in Penyakit Ginjal. Bookmark the permalink.