Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 7)

Penyebab Gagal Ginjal dari Segi Penyakit

Ini lanjutan dari post sebelumnya dan merupakan bagian ketiga dari penyebab gagal ginjal berdasarkan penyakit yang diderita seseorang :

Radang Glomerulus

Glomerulonefritis atau yang biasa disebut radang pada glomerulus (unit penyaring ginjal) dapat merusak ginjal, sehingga ginjal tidak bisa lagi menyaring zat-zat sisa metabolisme tubuh dan menjadi penyebab gagal ginjal. Untuk mengetahui lebih lanjut, biasanya dokter akan meminta Anda melakukan serangkaian pemeriksaan di laboraturium.

Lupus

Penyebab Gagal Ginjal Lupus

Nefritis lupus adalah peradangan ginjal yang disebabkan SLE (Systemic Lupus Erythematosus), sebuah penyakit sistem imun (autoimun). Prevalensi SLE menjadi nefritis lupus sekitar 50%, lebih sering pada anak-anak dan etnis tertentu yang lebih sering pada kulit hitam dan ras Asia dibanding kulit putih. Prevalensi SLE ini lebih sering pada wanita (wanita : pria = 9:1) demikian pula nefritis lupus. SLE dialami wanita mulai dari usia 30-an.

Pada anak dengan SLE setengahnya memiliki resiko penyakit ginjal lebih tinggi daripada dewasa dan lebih sering mengalami cedera akibat penyakit ginjal yang agresif dan toksisitas terhadap pengobatan.

Nefritis lupus ini sering dialami pada awal perjalanan penyakit SLE. Nefritis lupus sering pada usia 20-40 tahun dengan kejadian 2 dari 10.000 orang. Nefritis lupus ini terjadi ketika antibodi dan komplemen terbentuk di ginjal yang menyebabkan terjadinya proses peradangan yang biasanya menyebabkan sindrom nefrotik (pengeluaran protein yang besar) dan dapat cepat menjadi penyebab gagal ginjal.

SLE ini selain merusak ginjal juga merusak kulit, sendi, sistem saraf dan hampir semua organ dalam tubuh.

Anemia Sel Sabit (Sickle Cell Anemia)

Sel darah merah normal berbentuk seperti donat meski tidak berlubang tapi di tengahnya sedikit menipis, mirip cakram (bulat tapi pipih di tengahnya), sehingga memungkinkan dapat melewati pembuluh darah dan memasok oksigen untuk seluruh bagian tubuh. Anemia sel sabit adalah suatu kondisi dimana sel darah merah berbentuk bulan sabit, seperti huruf C. Sulit untuk sel darah merah yang berbentuk sabit ini untuk dapat melewati pembuluh darah yang menyempit, karena sel darah ini akan tersangkut dan akan menimbulkan rasa nyeri, infeksi serius, dan kerusakan organ tubuh.

Rasa nyeri yang akut mungkin terasa pada saat terjadi penyumbatan pembuluh darah yang dapat didahului oleh infeksi, dehidrasi dan kurangnya oksigen jaringan. Sumbatan terjadi karena sel sabit ini menyatu pada pembuluh darah kecil pada organ tertentu, episode ini bisa memakan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Lokasi yang sering terkena adalah tulang panjang, tulang belakang, dan dada. Episode sumbatan berulang dapat menyebabkan kerusakan beberapa organ khususnya hati dan ginjal. Kematian jaringan papilla medulla ginjal menyebabkan gangguan konsentrasi zat pada urin di tubular ginjal dan hematuria berat.

Anemia sel sabit sebagai salah satu penyebab gagal ginjal, juga menyebabkan kerusakan multisistem yang kronik dengan kematian dan kegagalan organ.

Penyebab Gagal Ginjal – bersambung

Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 6) | Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 8)

This entry was posted in Penyakit Ginjal. Bookmark the permalink.