Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 9)

Penyebab Gagal Ginjal dari Segi Penyakit

Ini lanjutan dari post sebelumnya dan merupakan bagian terakhir dari penyebab gagal ginjal berdasarkan penyakit yang diderita seseorang :

Batu Ginjal

Batu ginjal / kandung kemih merupakan pengendapan dari kristal-kristal yang ada di dalam air seni. Batu dapat terjadi di sepanjang saluran kemih mulai dari ginjal, salurannya, dan kandung kemih dan dapat terjadi dalam berbagai ukuran dari yang kecil sampai yang besar.

Penyakit ini dapat menyerang segala usia, lebih banyak pada pria berumur 30-50 tahun daripada wanita yang biasanya baru muncul setelah menopause (karena hormon estrogen membantu pengeluaran asam urat lewat urin). Diperkirakan 80% dari pria berusia 70 tahun mengalami gejala tersebut. Juga banyak dijumpai di daerah tertentu terutama daerah pantai. Resiko kemungkinan terbentuknya batu ginjal tidaklah sama pada setiap orang, ada yang mudah dan ada yang sulit. Banyak faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor keturunan, kelainan penyerapan kalsium di dalam saluran pencernaan, penyakit seperti hiperparatiroid, gout, kurang minum, kurang olahraga, makanan yang mengandung purin tinggi (emping, jeroan, dan brokoli), adanya infeksi dan lain-lain. Terjadi pada 1 dari 1.000 orang.

Batu ginjal / kandung kemih lebih banyak diderita penduduk dari ras Afrika dan Asia (termasuk Indonesia) dibandingkan penduduk Amerika dan Eropa. Jika berdasarkan keturunan, peluang terkena batu ginjal / kandung kemih lebih besar seandainya terdapat riwayat penderita batu ginjal / kandung kemih dalam keluarga.

Bakteri juga dapat menimbulkan pembentukan batu ginjal. Saluran urin yang terinfeksi bakteri pemecah urea pada urin akan menstimulasi pembentukan batu pada kandung kemih. Jika kurang minum, maka kepekatan urin meningkat (konsentrasi semua substansi dalam urin meningkat), sehingga mempermudah pembentukan batu. Lantas air minum jenuh mineral, terutama kalsium, berpengaruh besar terhadap pembentukan batu.

Penderita batu ginjal mencapai jutaan orang setiap tahunnya dan meningkatkan resiko menjadi penyebab gagal ginjal. Angka tersebut terus menggelinding seperti bola salju. Bahkan risetnya mengatakan setiap orang mempunyai resiko terkena batu ginjal sebesar 10%.

Macam-macam Batu Ginjal

Penyebab Gagal Ginjal Batu Ginjal

Batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam uric, batu struvite, dan batu cystine. Batu kalsium merupakan yang diderita sebagian besar orang. Batu ini hasil kombinasi dari kalsium dan oksalat yang timbul jika kandungan zat itu terllau banyak di dalam urin. Bukan hanya itu, kelebihan vitamin D juga memancing terlalu banyak penyerapan kalsium.

Batu asam uric (asam urat) memang batu ginjal yang terbentuk dari asam uric yang merupakan produk sampingan dari metabolisme protein. Orang yang banyak mengkonsumsi jeroan, seafood dan makanan yang mengandung ragi bisa menyebabkan kelebihan jumlah asam uric pada urin.

Batu struvite banyak ditemukan pada wanita. Biasanya timbulnya jenis batu ini akibat infeksi saluran kemih kronis yang disebabkan bakteri. Apabila batu ini membesar, maka resikonya mengalami kerusakan serius bagi ginjal.

Batu cystine adalah batu ginjal yang paling sedikit jumlahnya. Ini biasanya lebih banyak faktor genetik yang menyebabkan ginjalnya memiliki jumlah asam amino berlebihan.

Resiko Batu Ginjal

Batu ginjal dapat menjadi penyebab gagal ginjal karena merusak dan memicu terjadinya penyakit ginjal kronik, bahkan pada kasus-kasus tertentu, penderita batu ginjal memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.

Para peneliti menemukan bahwa individu yang didiagnosis menderita batu ginjal mengalami peningkatan resiko untuk penyakit ginjal kronik (penyebab gagal ginjal). Pasien dengan batu ginjal secara spesifik memiliki resiko penyakit ginjal kronik 60% lebih tinggi dan 40% lebih tinggi berkembang menjadi penyakit ginjal kronik stadium terminal.

Penyebab Gagal Ginjal – bersambung

Penyebab Gagal Ginjal (Bagian 8) | Gejala Batu Ginjal

This entry was posted in Penyakit Ginjal. Bookmark the permalink.