Penyebab Serangan Jantung (Bagian 1)

Penyebab Rusaknya Jantung dan Pembuluh Darah – Bagian 1

Terganggu atau rusaknya jantung dan pembuluh darah tanpa disadari disebabkan oleh berbagai hal yang dianggap sepele dalam kehidupan seseorang. Sebagai contoh, kurang tidur atau kurang istirahat merupakan kebiasaan yang sering diabaikan, misalnya akibat begadang nonton sepakbola, tugas ronda, sering kerja lembur, kebiasaan main kartu dan lainnya, dapat menyebabkan gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, perubahan pola makan seperti banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi kolesterol dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah jantung, sehingga pembuluh darah arteri di jantung menjadi kaku, tersumbat, atau robek yang menyebabkan penderita mendapat serangan jantung mendadak. Dahulu penyakit jantung sering terjadi pada orang yang berusia lanjut, tetapi saat ini pola terjadinya serangan jantung bergeser dan dapat berlangsung pada usia relatif muda berkisar 30 tahunan.

A. Kelelahan dan Kurang Istirahat

Hati-hati bagi mereka yang sering bekerja lembur. Orang-orang yang bekerja selama 10 hingga 11 jam per hari, rentan terkena penyakit jantung serius, termasuk serangan jantung. Ada kaitan antara penyakit jantung koroner dengan tingkat stres dan kelelahan yang tinggi.

Banyak kematian terjadi karena penyakit jantung. Anehnya, kebanyakan merupakan serangan jantung yang tidak begitu fatal. 60 persen kematian rata-rata terjadi pada mereka yang bekerja lebih lama, tiga hingga empat jam lembur.

Memang seharusnya ada batas, jadi lebih baik jika bekerja saja di lain waktu, di luar kebiasaan lembur ini. Serangan jantung akibat bekerja lembur ini, berbeda dan tidak memiliki keterkaitan dengan berbagai faktor resiko lain termasuk merokok, kelebihan berat badan dan kolesterol.

Tetapi tidak menutup kemungkinan gaya hidup sebagian orang yang bekerja tanpa batas waktu bisa menjadi penyebab serangan timbul. Apalagi jika waktu bekerja yang panjang tersebut berakumuliasi dengan stres yang mana mengganggu proses metabolism tubuh atau ditambah lagi dengan kenyataan harus tetap kerja di saat sakit.

Kerja lembur penting untuk dikurangi sedini mungkin. Kelelahan akibat kerja lembur mempunyai kontribusi pada penyakit jantung tersebut. Kelelahan fisik dan mental bisa memicu berbagai penyakit kronis, seperti gangguan pencernaan, gangguan sistem jantung serta penurunan daya tahan tubuh. Kondisi tubuh yang lelah ditambah dengan konsumsi rokok terus menerus dan berbagai suplemen dan minuman yang mengandung ginseng dan kafein bisa memperburuk keadaan yang mengakibatkan seseorang terkena serangan jantung.

B. Kurang Tidur dan Insomnia

Kurang tidur bisa berefek mematikan. Kurang tidur meningkatkan resiko meninggal akibat gangguan jantung. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya tekanan darah akibat kurang tidur. Mereka yang mngurangi tisur dari 7 jam menjadi 5 jam atau kurang per malam beresiko 1,7 kali meninggal dengan berbagai penyebab serta dua kali lipat meninggal akibat serangan jantung.

Home

This entry was posted in Penyakit Jantung. Bookmark the permalink.