Penyebab Wasir

Faktor-faktor Penyebab Wasir

Penyakit wasir dapat timbul karena berbagai sebab. Tinja yang keras dan mengedan terlalu kuat untuk mengeluarkan tinja yang keras tersebut sering menyebabkan seseorang menderita wasir. Makanan pun bisa menyebabkan terjadinya wasir, seperti memakan makanan yang pedas dan mengandung alkohol. Ada beberapa kebiasaan penderita penyakit wasir yang bisa mengurangi atau menghambat aktivitas sehari-hari, seperti kebiasaan jongkok terlalu lama ketika buang air besar. Dengan mengetahui penyebab yang bisa mencetuskan terjadinya wasir, diharapkan Anda bisa memperbaiki pola hidup agar bisa terhindar dari penyakit wasir.

Di bawah ini akan dijelaskan lebih lengkap mengenai hal-hal yang dapat menjadi penyebab wasir.

Kebiasaan Mengedan Terlalu Kuat

Jika Anda selama beberapa lama berjongkok di WC, sisa makanan yang menumpuk di perut tak kunjung keluar. Akhirnya, setelah beberapa menit berlalu, Anda menambah kekuatan untuk mengedan. Sayang, bukan hanya sisa makanan di dalam perutnya dalam bentuk kotoran yang keluar dari anusnya, tapi juga benjolan daging.

Jika mengalami kejadian seperti ini disarankan Anda tidak mengedan terlalu keras. Tekanan yang keras pada saat mengedan dapat menyebabkan trauma berlebihan pada pleksus hemoroidalis (pembuluh darah di sekitar poros usus dan anus) sehingga menyebabkan wasir.

Kebiasaan Jongkok Terlalu Lama

Apakah Anda mempunyai kebiasaan sering berjongkok lama di toilet bila buang air besar? Ini bukan kebiasaan yang baik. Sebab, kebiasaan berjongkok lama ketika buang air besar dapat menyebabkan terjadinya wasir. Berjongkok lama akan menyebabkan efek keinginan mengedan dan proses pengeluaran “sisa makanan” akan memakan waktu yang lama. Ini menyebabkan penekanan pada vena hemoroidalis yang bisa memicu wasir.

Kebiasaan Mengangkat Barang Berat

Orang-orang yang mempunyai pekerjaan berhubungan dengan beban yang berat (buruh pelabuhan atau olahragawan angkat berat) bisa terkena wasir.

Pada saat mengangkat barang berat, tenaga yang dibutuhkan cukup besar, sehingga tenaga itu bisa menekan daerah perut juga daerah sekitar poros usus dan anus. Karena tenaga yang dikeluarkan besar bisa menyebabkan tinja yang keluar terlalu dipaksa pada pleksus hemoroidalis. Efeknya akan terjadi penekanan pada pleksus hemoroidalis dan bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada pembuluh darah tersebut.

Ibu yang Sedang Hamil

Ibu yang sedang hamil akan mengalami perubahan hormon di dalam tubuhnya. Di samping itu ibu hamil dapat menderita wasir sampai pada waktunya melahirkan. Saat melahirkan bayinya tersebut seorang ibu akan memerlukan tenaga mengedan yang besar. Inilah yang dapat memicu terjadinya wasir, karena mengedan ketika hendak mengeluarkan bayi bisa juga menimbulkan keluarnya tinja. Karena tenaga yang diperlukan saat mengedan besar, akan terjadi penekanan yang berlebihan pada pleksus hemoroidalis.

Ibu hamil sering juga mengidam makanan, yang asam dan pedas. Buah-buahan yang diolah sebagai rujak biasanya menggunakan cabai yang banyak. Cabai yang rasanya pedas inilah yang bisa menimbulkan terjadinya wasir.

Diare Kronik

Diare yang telah berlangsung lama dapat menjadi penyebab wasir. Apalagi jika sudah berlangsung lebih dari sebulan. Penyakit tersebut muncul karena pola makan yang tidak teratur dan tidak memperhatikan kebersihan makanan yang dibeli. Makanan yang diasup belum tentu memenuhi syarat kesehatan yang baik, karena sistem pengolahan yang kurang baik maupun karena cara penyimpanan makanan yang kurang terjamin kebersihannya. Karena kebersihannya kurang, sumber penyakit yang berada pada makanan tersebut bisa berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Salah satunya yang paling sering dijumpai adalah mencret atau yang lazim disebut diare.

Darah menetes disebabkan sobeknya pleksus hemoroidalis. Ini merupakan wasir interna. Gatal-gatal yang terdapat pada daerah di sekitar anus disebut pruritus ani.

Seseorang dikatakan mengalami diare yang kronik atau berlangsung lama bila orang tersebut mengalami buang air besar dengan konsistensi yang encer selama lebih dari empat minggu. Seseorang yang lama menderita diare akan menyebabkan perangsangan atau iritasi yang terus-menerus pada pleksus hemoroidalis dan memicu terjadinya wasir.

Orang yang Lanjut Usia

Orang lanjut usia sering mengalami sembelit. Makin tinggi usia seseorang, makin sering ia terkena sembelit. Tinja yang dikeluarkan menjadi keras karena penyerapan air yang berlebihan pada saluran cerna. Keluhan pada saluran pencernaan lebih sering pada manula. Karena tinja yang keras diperlukan tenaga mengedan yang kuat untuk mengeluarkannya sehingga penyakit wasir mudah terjadi pada orang yang lanjut usia (disebabkan oleh penekanan berlebihan pada pleksus hemoroidalis).

Hubungan Seks yang Di Luar Kebiasaan

Hubungan seks yang di luar kebiasaan berupa berhubungan intim dengan pasangan secara anal, yaitu melakukan hubungan badan melalui anus, dapat menjadi penyebab wasir. Pada hubungan seks secara anal (melalui anus), terjadi trauma berlebihan pada pleksus hemoroidalis / pembuluh darah sekitar poros usus dan anus dan menyebabkan terjadinya sobekan.

Kebiasaan Makan Makanan Pedas dan Minum Alkohol

Penyakit wasir sering ditemui pada orang yang makan makanan yang pedas dan pecandu alkohol. Ini dikarenakan makanan pedas (seperti cabai, merica, dll) dan alkohol bersifat sebagai zat yang mengiritasi dan bisa mempermudah seseorang mendapat wasir.

Duduk Terlalu Lama

Pada orang yang mempunyai kebiasaan duduk terlalu lama terjadi tekanan pada pembuluh darah vena hemoroidalis yang terdapat di sekitar rektum dan anus. Ini menyebabkan penderita mudah terkena wasir.

Faktor Keturunan

Seorang yang mengalami wasir, kemungkinan besar anaknya pun mengalami penyakit itu juga. Pada satu keluarga, orangtua dan anak-anaknya dapat terkena wasir karena pola makan yang mirip. Misalnya keluarga yang sering mengkonsumsi makanan yang serba instan dan kurang mengandung serat (kurang sayur-sayuran dan buah-buahan). Namun, banyak juga faktor lain yang bisa menyebabkan terjadinya wasir.

Pengertian Wasir (Ambeien, Hemoroid) | Gejala Wasir

This entry was posted in Wasir. Bookmark the permalink.