Pijat dan Terapi Berbasis Tubuh Mengobati Migrain

Terapi pijat dan terapi berbasis tubuh lain sangat baik dan seringkali merupakan pendekatan terapi yang kurang dimanfaatkan dalam perawatan sakit kepala dan kondisi sakit kronis lain. Seringkali direkomendasikan kepada pasien dengan migrain kronis atau sakit kepala bertekanan untuk terapi pijat. Pijat terapeutik dan terapi berbasis tubuh lain efektif dalam berbagai cara. Untuk memulai, pijat menghasilkan perasaan relaksasi yang menyenangkan. Menyediakan waktu untuk rileks dalam kondisi yang tenang dan proses pemijatan adalah cara yang sangat baik untuk merawat dan memelihara diri Anda. Pijat dapat mengurangi stres fisik dan emosi secara keseluruhan, meningkatkan kejernihan mental, meningkatkan sirkulasi limfatik, meningkatkan energi dan memperbaiki kualitas tidur. Semakin banyak bukti ilmiah yang mengungkapkan bahwa pijat terapeutik dapat menurunkan tingkat kimiawi saraf di dalam otak yang berkaitan dengan stres dan kecemasan.

Keuntungan penting dan satu hal yang terkait langsung pada mekanisme fisik dari migrain dari pijat terapeutik adalah mengendurnya tekanan otot secara langsung pada bagian punggung atas, kulit kepala dan wajah. Para penderita migrain seringkali menderita ketegangan atau tekanan muskuloskeletal, kejang kejang otot, sesak atau kelakuan dari fascia yaitu kumpulan jaringan ikat yang luas yang mengelilingi otot dan organ. Fascia dan otot di leher dan bagian kepala bisa terasa menjadi sangat ketat, ketika terjadinya serangan migrain. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang signifikan. Rasa sakit bagian myofascial (otot dan fascia) yang berat juga dapat memicu migrain atau tekanan pada episode sakit kepala. Seringkali, orang dengan migrain dan sakit kepala bertekanan mengalami tekanan kronis pada otot atau fascia di punggung atas, leher dan kepala, dimana pemicu fisik atau emosi dapat meningkatkan kontraksi lebih lanjut dan menyebabkan migrain atau sakit kepala bertekanan yang sangat parah. Otot pada punggung bagian atas dan leher yang berkontraksi secara kronis juga cenderung kurang dialiri oksigen melalui bagian tersebut. Rasa nyeri pada jaringan halus seringkali menjadi menjadi titik pemicu, membentuk simpul yang kuat dan intens dari tekanan otot yang dapat menyebarkan rasa sakit ke bagian tubuh lainnya. Mungkin terkadang Anda merasakan adanya simpul kecil yang tegang pada otot leher selama migrain, atau ketika Anda mengalami ketegangan otot yang berat. Titik pemicu tersebut, layaknya ketegangan myofascial, dapat menghasilkan rasa sakit yang mungkin sudah Anda rasakan dari migrain.

Terapi pijat, terutama pijat yang dilakukan di sekitar lapisan otot yang lebih dalam, fascia atau titik pemicu, dapat membuat Anda merasakan kelegaan yang signifikan. Untuk manfaat terbesar dan sebagai pencegah terhadap pembentukan ketegangan otot atau stres, Anda dapat memilih perawatan pijat sebagai kegiatan sehari-hari. Anda dapat menemukan bahwa hal ini dapat mengurangi frekuensi dari migrain Anda. Strategi lain yang mungkin bermanfaat untuk Anda, yaitu melakukan pijat sebelum acara yang membuat stres, akhir pekan (jika Anda merupakan penderita migrain akhir pekan atau “letdown”), atau sebelum bepergian atau liburan yang sudah direncanakan. Berpikir ke depan dan berusaha untuk mencegah sebuah episode migrain merupakan strategi mengatasi yang efektif.

Selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memulai perawatan pijat jaringan dalam. Pijat tersebut tidak diperuntukkan untuk semua orang, karena ada beberapa kondisi medis termasuk tekanan darah tinggi, infeksi yang serius, kanker atau masalah dengan sirkulasi, yang dapat diperburuk oleh tekanan intens pada tubuh.

Ada banyak sekolah untuk terapi pijat. Ada berbagai filosofi yang mendasari atau teknik yang digunakan. Ketika diintegrasikan dalam pengobatan migrain Anda, mungkin Anda menemukan terapi berbasis tubuh ini menawarkan pengurangan stres, menurunkan frekuensi dan memperpendek durasi migrain, meringankan pemicu migrain fisik, dan berkontribusi untuk kondisi peningkatan kesehatan secara keseluruhan. Jika satu pendekatan tidak berhasil, silakan mencoba pendekatan lain atau berkonsultasi dengan terapis yang berbeda. Berikut adalah terapi pijat yang paling umum dan digunakan secara luas :

Pijat Jaringan Dalam (Deep Tissue Massage) :

Pijat jaringan dalam adalah teknik yang umum dan seringkali efektif dalam menghadapi sakit kepala migrain, dan gangguan myofascial pada leher dan kepala. Pijat jaringan dalam ini dilakukan dengan tekanan tegas dengan kekuatan sedang, dan peregangan untuk meredakan tekanan otot kronis. Seorang terapis yang mengatasi migrain atau sakit kepala Anda dapat memijat dengan lebih lama di area punggung atas, leher dan kulit kepala, menghasilkan kelegaan di bagian myofascial dan meredakan rasa nyeri sakit kepala. Anda juga seharusnya merasa nyaman untuk berkomunikasi dengan terapis Anda, jika tekanan terlalu kuat untuk Anda.

Pijat Neuromuskular (Neuromuscular Maasage ) dan Pemusatan Titik Pemicu (Trigger Point Work) :

Kedua teknik tersebut dilakukan dengan mengaplikasikan tekanan yang mendalam pada titik pemicu, penyebab umum yang menyebabkan rasa nyeri pada otot pada gangguan sakit kepala dan myofascial, juga kondisi sakit kronis seperti fibromyalgia. Tekanan diaplikasikan dengan jari-jari atau sikut hingga simpul otot yang tegang mengendur dan terurai, sehingga membuat sirkulasi aliran darah lebih baik dan meredanya rasa nyeri.

Acupressure dan Shiatsu :

Acupressure dan Shiatsu, keduanya berasal dari prinsip pengobatan Cina dan Akupunktur dan dilakukan dengan menggunakan tekanan jari terhadap titik tertentu untuk meningkatkan aliran energi (chi) tepat dan melepaskan sumbatan. Ini sangat lazim digunakan dalam gangguan sakit kepala, termasuk migrain, dengan memberikan tekanan pada titik tertentu di kepala akan meningkatkan sirkulasi dan mengurangi tekanan otot. Anda dapat melakukan percobaan sendiri dengan menekan pada berbagai titik di sekitar kepala. Jika Anda merasa lega pada beberapa titik, Anda dapat melakukan pemberian tekanan itu kapan saja. Terdapat banyak buku yang menunjukkan berbagai titik acupressure untuk meredakan nyeri dan sakit kepala.

Rolfing :

Ini adalah terapi pijat yang paling agresif dan jelas bukan untuk orang-orang yang tidak menyukai olah tubuh yang agresif. Rolfing berdasarkan pada prinsip rasa sakit dan disfungsi tubuh yang disebabkan buruknya kesejajaran tubuh. Rolfing mencoba mengembalikan tubuh dalam keseimbangan yang sesuai, dengan mengaplikasikan tekanan yang mendalam dan manipulasi fascia jaringan penghubung yang luas yang mengelilingi otot dan organ dalam tubuh. Rolfing adalah perawatan olah tubuh yang paling mendalam dan terkadang dapat membuat Anda tidak nyaman. Meskipun demikian, tetapi ini bisa efektif dan sangat cocok untuk para penderita migrain dengan ketegangan otot dan myofascial yang parah di sekitar leher, kepala, dan bagian tubuh lainnya.

Pijat Swedia (Swedish Massage) :

Pijat Swedia ini mungkin merupakan terapi pijat yang paling banyak dikenal. Tetapi ini tidak bekerja terlalu dalam dibandingkan pendekatan lain yang disebut sebelumnya, dan tidak memberikan tekanan yang mencukupi untuk meredakan titik pemicu atau myofascial; namun bisa sangat melegakan dan terapi yang tepat untuk membantu mengurangi stres. Anda mungkin bisa memilih pijat Swedia setelah serangan migrain untuk membantu menenangkan tubuh dan pikiran Anda. Pijat Swedia dilakukan dengan tepukan menenangkan pad abidang luas tubuh dan juga mungkin termasuk meremas dan berbagai gerakan di bagian otot.

Ada berbagai tempat untuk menemukan terapi pijak yang memenuhi kualifikasi atau praktisi olah tubuh lainnya. Terapis sering bekerja pada tempat swasta yang pribadi, pusat rehabilitasi atau rasa sakit, pusat kesehatan, klinik kesehatan dan atau spa kesehatan terkemuka. Berbagai kawasan kini mensyaratkan izin praktik pada jenis pijat atau olah tubuh tertentu. Selalu pastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan minimal, terutama izin daerah dan sertifikasi pada spesialisasi yang Anda cari.

Biofeedback Membantu Dalam Pengobatan Migrain | Latihan Peregangan untuk Nyeri pada Bahu Leher dan Kepala

This entry was posted in Migrain. Bookmark the permalink.