Stadium Penyakit Ginjal Kronik

Lima Stadium Penyakit Ginjal Kronik

Glomerular Filtration Rate (GFR) adalah tanda terbaik untuk menunjukkan kesehatan ginjal. Ada lima stadium penyakit ginjal kronik atau chronic kidney disease (CKD) berdasarkan ukuran GFR yang menurun. Pedoman tersebut mengusulkan tindakan yang berbeda untuk masing-masing stadium penyakit ginjal.

* Resiko Chronic Kidney Disease (CKD) meningkat. GFR 90 atau lebih dianggap normal. Bahkan dengan GFR normal, kita mungkin beresiko lebih tinggi terhadap CKD bila diabetes, tekanan darah tinggi, atau mempunyai riwayat penyakit ginjal dalam keluarga. Semakin tua kita, semakin tinggi resiko. Orang berusia diatas 65 tahun dua kali lipat lebih mungkin menderita CKD dibandingkan usia antara 45 dan 65 tahun. Orang Amerika keturunan Afrika lebih beresiko menderita CKD.

Lima Stadium Penyakit Ginjal Kronik berdasarkan Ukuran GFR

* Stadium 1
Kerusakan ginjal dengan GFR normal (90 atau lebih). Kerusakan pada ginjal dapat dideteksi sebelum GFR mulai menurun. Tujuan pengobatannya adalah untuk memperlambat perkembangan chronic kidney disease dan mengurangi resiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

* Stadium 2
Kerusakan ginjal dengan penurunan ringan pada GFR (60-89). Saat fungsi ginjal kita mulai menurun, dokter akan memperkirakan perkembangan chronic kidney disease kita dan meneruskan pengobatan untuk mengurangi resiko masalah kesehatan lain.

* Stadium 3
Penurunan lanjut pada GFR (30-59). Saat chronic kidney disease sudah berlanjut pada stadium ini, anemia dan masalah tulang menjadi semakin umum. Kita sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah atau mengobati masalah ini.

* Stadium 4
Penurunan berat pada GFR (15-29). Teruskan pengobatan untuk komplikasi chronic kidney disease dan belajar semaksimal mungkin mengenai pengobatan untuk kegagalan ginjal. Masing-masing pengobatan membutuhkan persiapan. Bila kita memilih hemodialisis, kita akan membutuhkan tindakan untuk memperbesar dan memperkuat pembuluh darah dalam lengan agar siap menerima terapi sebagai akses hemodialisis. Untuk dialisis peritoneal, sebuah kateter harus ditanam dalam perut kita. Atau mungkin kita ingin minta anggota keluarga atau teman menumbang satu ginjal untuk dicangkok.

* Stadium 5
Gagal ginjal terminal (GFR dibawah 15). Saat ginjal kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan membutuhkan tindakan dialisis atau pencangkokan ginjal sebagai terapi pengganti ginjal.

Penyakit Ginjal Kronik

Selain memantau GFR, tes darah dapat menunjukkan apakah zat-zat tertentu dalam darah kurang berimbang. Bila tingkat fosfor atau kalium mulai naik, sebuah tes darah akan mendesak dokter untuk menangani masalah ini sebelum mempengaruhi kesehatan kita secara permanen.

Penyakit ginjal terminal (end stage renal disease)

Kelanjutan dari gagal ginjal kronis yang mengakibatkan ketidakmampuan ginjal untuk mempertahankan keseimbangan substansi tubuh, yang memerlukan penanganan lebih lanjut di mana membutuhkan terapi pengganti ginjal.

Gagal Ginjal Akut dan Gagal Ginjal Kronik

This entry was posted in Penyakit Ginjal. Bookmark the permalink.