Terapi Ginjal dengan Enzim

Selain faktor keturunan, gaya hidup dan pola makan juga sagat berpengaruh bagi penyakit ginjal kronik yang berakibat gagal ginjal. Agar kondisi ginjal tidak semakin parah, perlu dilakukan terapi khusus bagi penderita penyakit ginjal kronik.

Penyakit ginjal kronik (chronic kidney disease) adalah keadaan dimana terjadi penurunan fungsi ginjal yang menahun disebabkan oleh berbagai penyakit ginjal. Penyakit ini bersifat progresif dan umumnya tidak dapat pulih kembali (irreversible).

Gejala biasanya ditandai dengan menurunnya nafsu makan, mual, pusing, muntah, rasa lelah, sesak napas, edema pada tangan dan kaki serta uremia. Apabila Tes Kliren Kreatinin (TKK) <> 5,5 mEq), oliguria atau anuria. Cairan dibatasi, yaitu sebanyak jumlah urin sehari ditambah pengeluaran melalui keringat dan pernapasan (+/- 500ml). Vitamin cukup, bila perlu diberikan suplemen piridoksin, asam folat, vitamin C dan vitamin D.

Kebutuhan nutrisi tubuh sangat dipengaruhi dengan berat badan karenanya terapi diberikan disesuaikan dengan berat badan pasien. Berdasarkan penuntun terapi yang disarankan oleh Instalasi Gizi Perjan Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM), jenis terapi digolongkan menjadi tiga, yaitu terapi rendah protein I : Asupan protein 30 g dan diberikan kepada pasien dengan berat badan 50 kg. Terapi protein rendah II, asupan protein 35 g diberikan pasien dengan berat badan 60 kg. Terapi protein rendah III, diberikan kepada pasien dengan berat badan 65 kg. Makanan diberikan dalam bentuk makanan cair atau lunak untuk meringankan organ pencernaan.

Contoh Bahan Makanan
Terapi 30 g Protein
Beras 100 g
Telur ayam 50 g
Daging 50 g
Sayuran 100 g
Papaya 200 g
Minyak 35 g
Gula pasir 60 g
Susu bubuk 10 g
Kue rendah protein seperti kue lapis, kue talam 150 g
Madu 20 g
Agar-agar 1 porsi

Terapi 35 g Protein
Beras 150 g
Telur ayam 50 g
Daging 50 g
Sayuran 150 g
Papaya 200 g
Minyak 40 g
Gula pasir 80 g
Susu bubuk 15 g
Kue rendah protein 150 g
madu 20 g
Agar-agar 1 porsi

Terapi 40 g Protein
Beras 150 g
Telur ayam 50 g
Daging 75 g
Sayuran 150 g
Papaya 200 g
Minyak 40 g
Gula pasir 100 g
Susu bubuk 20 g
Kue rendah protein 150 g
madu 30 g
Agar-agar 1 porsi

Dianjurkan
Nasi, bihun, jagung, kentang, macaroni, mi, tepung-tepungan, singkong, ubi, selai, madu, telur, daging ayam, daging ikan, susu, minyak jagung, minyak sawit, semua sayuran dan buah kecuali yang mengandung kalium tinggi bagi penderita hiperkalemia tidak disarankan.

Tidak Dianjurkan
Kacang-kacangan dan hasil olahannya (tahu tempe), kelapa, santan, minyak kelapa, margarin, lemak hewan, dan sayuran dan buah yang tinggi kalium.

Untuk sayuran dan buah-buahan, menurut Instalasi Gizi RSCM, sebaiknya dipilih yang kandungan kaliumnya rendah.

Berikut ini daftar sayuran rendah dan tinggi kalium
Tinggi Kalium
Pisang
Tomat
Ubi jalar
Kelapa muda
Nangka
Bayam
Sawi
Durian
Petai
Jantung pisang
Kentang

Rendah Kalium
Timun
Tauge
Kol
Pare
Semangka
Nanas
Jambu air
Belimbing
Pir
Jambu biji
Daun bawang
Lobak

Menu Diet Rendah Protein
1. Bubur Ayam
Bahan :
3 sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
50 g daging ayam cincang
40 g wortel, parut
400 ml air
1 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdm minyak jagung
1/4 sdt garam halus
1/4 sdt lada halus

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak jagung.
2. Tumis bawang putih hingga harum.
3. Masukkan daging ayam cincang, aduk hingga berubah warna.
4. Tuang air, masak sampai mendidih.
5. Tambahkan wortel, lada dan garam.
6. Masak sambil terus diaduk hingga semua bahan matang.
7. Angkat dan hidangkan.
8. Menu ini untuk 1 porsi.

Kurang Lebih Nutrisi / Porsi :
Protein : 8.8 g
Energi : 225.1 kkal
Lemak : 1.05 g
Karbohidrat : 47.6 g

2. Jus Buah
Bahan :
60 g semangka, potong-potong
60 g kiwi, kupas, potong-potong
100 ml air jeruk manis
1 sdm air jeruk nipis
1 potong es batu

Cara Membuat :
1. Masukkan potongan semangka, kiwi, air jeruk nipis, air jeruk manis dan potongan es batu ke dalam tabung blender.
2. Haluskan hingga lembut.
3. Tuang ke dalam gelas saji.
4. Hidangkan.
5. Menu ini untuk 1 porsi.

Kurang Lebih Nutrisi / Porsi :
Protein : 0.8 g
Lemak : 0.6 g
Karbohidrat : 11.2 g
Energi : 98 kkal

Terapi Diare dengan EnzimTerapi Campak dan Serat dengan Enzim

This entry was posted in Enzim. Bookmark the permalink.