Terapi Kanker Payudara, Kulit Wajah, Lambung, Mengantuk dan Paru-paru dengan Enzim

Kanker Payudara

Pepaya (Carica papaya) adalah tumbuhan serbaguna. Buahnya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Termasuk di dalamnya vitamin C, flavonoid, folat, vitamin A, asam panthotenik, mineral, magnesium, vitamin E, kalium, serat, dan vitamin B.

Buahnya mengandung enzim yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker payudara. Daun dan akarnya bisa digunakan untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin, dan mineral. Kandungan vitamin A nya lebih banyak daripada wortel, vitamin C nya lebih tinggi daripada jeruk. Pepaya juga kaya akan vitamin B kompleks dan vitamin E.

Kulit Wajah

Enzim amat penting untuk kulit yang sehat dan muda jelita. Enzim lipolitik seperti lipase diperlukan untuk peleraian lemak dan asimilasi asid lemak serta nutrien larut lemak lain yang sempurna untuk menyuburkan kulit. Enzim akan menangkis kesan-kesan penuaan dengan meningkatkan bekalan nutrien yang diperlukan untuk pemulihan sel dan proses rejuvenasi. Enzim juga mengekalkan ketelapan sel, membenarkan peresapan nutrien ke dalam sel-sel, serta menyingkirkan bahan buangan yang akan menyebabkan kulit Anda kelihatan kusam dan berkerut.

Lambung

Banyak alternatif untuk menyembuhkan penyakit yang berkaitan dengan lambung. Mulai dari pengobatan medis kedokteran hingga obat-obatan herbal. Pada intinya, semua pengobatan bermanfaat asal terkontrol dan tidak berlebihan. Berikut hal yang harus diperhatikan bagi para penderita penyakit lambung :

1. Memperbaiki pola makanan dan jenis asupan yang bergizi tinggi. Ini sangat baik agar sistem pencernaan kita selalu sehat dan bisa beraktifitas dengan semestinya.
2. Meminum air putih dalam jumlah banyak, minimal delapan gelas dalam sehari.
3. Hindari makanan dan minuman yang bersifat merangsang; makanan pedas dan minuman bersoda maupun beralkohol.
4. Kurangi kebiasaan memakan permen karet. Hal ini dikarenakan gas yang dihasilkan saat mengunyah permen karet tertahan di dalam perut.
5. Kurangi mengonsumsi goreng-gorengan. Banyak penjaja gorengan yang menggunakan minyak berulang kali. Ini menyebabkan minyak goreng telah jenuh dan berisiko memicu sel kanker.
6. Hindari makan dalam posisi berbaring.
7. Beri jeda yang panjang antara makan malam dengan waktu tidur. Idealnya tiga jam. Ini untuk menghindari risiko terjadinya reflax / balik. Sehingga menyebabkan panas di bagian tengah dada. Asam di dalam lambung penuh dan berpotensi kembali ke kerongkongan.
8. Jangan memaksakan diri untuk makan makanan berat.

Mengantuk

Mengantuk adalah salah satu tanda yang diberikan oleh tubuh agar seseorang beristirahat. Tapi jika selalu mengantuk sehabis makan itu pertanda ada yang salah dalam makanannya, enzimnya atau kondisi kadar gula darahnya.

Enzim bisa diibaratkan sebagai pekerja dalam tubuh, seperti rumah yang tidak akan bisa dibangun tanpa adanya pekerja meskipun bahan-bahannya sudah lengkap. Enzim memecah makanan yang dikonsumsi menjadi unit-unit yang lebih kecil, sehingga dapat diserap oleh tubuh. Selain itu enzim juga bisa berfungsi sebagai katalis untuk membuat sesuatu bisa terjadi.

Terdapat tiga jenis enzim yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mencerna makanan yaitu enzim pencernaan yang disekresikan oleh kelenjar ludah, perut, pankreas, sel-sel endokrin, dan juga usus kecil. Kedua, enzim yang ditemukan pada seluruh makanan mentah yang dikonsumsi. Ketiga, enzim metabolik yang berfungsi sebagai katalis, memproduksi energi, membuang kotoran dan detoksifikasi racun.

Saat sedang makan, enzim tubuh bekerja sangat keras agar dapat mencerna semua makanan yang masuk. Karena terlalu keras bekerja, tubuh merasa lelah dan seharusnya saat lelah makanan yang dimakan bisa memberikan energi.

Tapi bagi orang yang kekurangan enzim, makanan yang dimakan tidak bisa jadi energi, karena ada gangguan penyerapan zat gizi. Akibatnya saat enzim lelah, tidak ada asupan energi, sehingga membuat seseorang menjadi mengantuk.

Paru-paru

Gejala seperti batuk-batuk, sesak napas, atau sakit di daerah dada mungkin saja menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan paru-paru Anda. Dengan mendeteksinya lebih cepat, ini akan membantu agar penyakit ini tidak semakin lama dan bertambah parah.

Untuk pengobatan bila disebabkan oleh bakteri atau kuman dapat diatasi dengan meminum antibiotik sesuai anjuran dokter. Bila disebabkan oleh virus, biasanya digunakan obat-obatan untuk meringankan gejala.

Terapi Demam Berdarah, Diare Anak, dan Hepatitis C dengan EnzimTerapi Perut Nyeri, Rematik, Sariawan, Keputihan dan Impotensi dengan Enzim

This entry was posted in Enzim. Bookmark the permalink.