Yoga untuk Mencegah dan Mengatasi Wasir

Apakah Yoga itu?

Yoga yang dimaksud bukanlah aliran kepercayaan apalagi agama. Di dalam yoga ada sinergi antara kegiatan fisik, pernapasan, dan pikiran dalam satu tarikan yang serasi dan dinamis untuk menjaga seluruh unsur tubuh bekerja dalam suatu harmoni. Yoga bisa berguna untuk mengurangi stres, mencegah dan mengobati penyakit, menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar. Latihan fisik yoga bisa menguatkan otot dan sendi, memperbaiki organ dalam, simpul saraf, dan kelenjar. Pikiran untuk melatih konsentrasi membuang semua yang tidak perlu / stres. Latihan pernapasan menambah ketajaman indra keenam, sehingga bila ada perubahan fisik dan nonfisik yang tak semestinya Anda bisa langsung mengetahuinya. Semua latihan di bawah ini sebaiknya Anda ketahui untuk mencegah penyakit wasir atau bahkan memperbaiki kembali organ-organ dalam sistem pencernaan dan pengeluaran.

Lingkungan untuk Melakukan Yoga

Yoga bisa menyenangkan, bermanfaat, dan berharga bagi yang melakukannya. Untuk melakukannya dibutuhkan lingkungan yang baik. Lingkungan yang nyaman, tenang, udara yang bersih dengan suhu sedang sangatlah baik untuk melakukan yoga. Melakukan yoga sebaiknya di luar ruangan atau kalau tidak memungkinkan bisa di dalam ruangan yang lingkungannya disesuaikan.

Tempat melakukan yoga dipilih yang menghadap pemandangan luar atau menghadap tembok. Memiliki udara yang bersirkulasi baik, tak terlalu berangin, aroma yang segar, cukup cahaya, dan bersuhu nyaman. Jauhkan tumpukan barang yang bisa terjatuh dan mencederai Anda saat beryoga. Melakukan yoga sebaiknya pada lantai yang tak terlalu keras atau di atas lantai yang dilapisi karpet. Perlu juga disiapkan bantal untuk yoga yang dilakukan pada waktu hamil.

Waktu yang Baik untuk Melakukan Yoga

Yoga sebaiknya dilakukan pukul 05.00 dan baik dilakukan seorang diri. Bila Anda sulit tidur, latihan bisa dilakukan lebih siang. Berlatih yoga di pagi hari bisa membantu mengurangi rasa kaku setelah berjam-jam tidur. Bila Anda melakukannya pada waktu malam hari bisa menimbulkan rasa lelah yang menyenangkan dan membuat tidur Anda menjadi nyenyak. Namun bila latihan terlalu bersemangat pada malam hari, Anda bisa sulit tidur. Sesuaikanlah waktu sesuai kemampuan dan kenyamanan Anda. Cobalah lakukan yoga pada waktu yang sama setiap hari atau paling tidak dua hari sekali.

Anda bisa melakukan latihan pada jam kerja, misalnya mengencangkan otot perut saat Anda duduk di kursi atau saat berdiri dalam antrean di bank. Memutar pergelangan kaki sambil menonton televisi, dengan kaki diangkat. Memperlambat pernapasan dan membuatnya menjadi lebih halus dan dalam sambil mengemudi pada jalanan yang macet membantu Anda tetap tenang.

Makanan dan Minuman

Latihan yoga idealnya dilakukan pada saat perut kosong atau hampir kosong. Sebaiknya Anda berlatih sebelum sarapan pagi. Bila tidak, dilakukan dua atau tiga jam setelah makan, tergantung ukuran dan kandungan makanan yang Anda makan. Bila sulit dilakukan, and adapat minum satu cangkir teh atau minuman tak beralkohol lainnya sebelum latihan. Buang air besarlah sebelum Anda latihan.

Pakaian dan Aksesori

Berlatih yoga sebaiknya di depan cermin, supaya Anda bisa meluruskan postur lebih mudah dan memperhatikan perubahan tubuh Anda. Bila harus berpakaian pilih yang longgar dan ringan seperti yang berbahan katun, sutra atau linen. Sebelum berlatih lepaskan perhiasan, jam tangan, dan kacamata Anda.

Cara Memulai Berlatih

Salah satu karakteristik program yaitu bertambahnya jumlah pengulangan latihan dilakukan, dan berkurangnya waktu istirahat antara waktu latihan. Pelemasan yang penting akhirnya diabaikan.

Pengulangan ganda latihan menyebabkan ketegangan dan kelelahan. Daripada pengulangan, lebih baik kembali ke latihan tertentu setelah selesai latihan atau lakukan variasi dari latihan tersebut atau kombinasikan latihan dalam kelompok otot. Beri perhatian secara bergantian bagian tubuh yang harus mendapat latihan penguatan tambahan.

Waktu istirahat dan bernapas yang cukup sama pentingnya dengan postur itu sendiri. Dengan latihan perlahan dan kewaspadaan seutuhnya, memastikan kontrol posisi dan gerakan setiap saat, dan bisa mencegah cedera. Prinsip-prinsip ini merupakan sifat pendekatan yoga terhadap latihan.

Postur Tubuh yang Berlawanan

Peraturan dasar pada yoga adalah postur tubuh yang berlawanan. Postur tubuh membungkuk ke belakang harus diseimbangkan dengan membungkuk ke depan, dan sebaliknya. Misalnya: setelah berlatih postur cobra Anda melakukan postur anak.

Pemanasan

Awali latihan Anda dengan pemanasan. Berikan perhatian penuh pada apa yang Anda lakukan.

Penggambaran

Maksud penggambaran adalah Anda membayangkan gerakan yoga yang Anda lakukan memengaruhi organ-organ tubuh Anda. Bayangkan struktur tubuh yang berada pada bagian tubuh yang sedang Anda latih, misalnya saat melatih bagian perut, bayangkan organ-organ dan pembuluh darah yang berada di dalamnya. Bayangkan organ-orgna tersebut menerima aliran darah sehingga metabolisme tubuh dapat berjalan dengan sempurna.

Pernapasan

Bernapaslah dengan teratur melalui hidung (kecuali bila ada instruksi lain). Jangan tahan napas, dan selaraskan napas dengan gerakan yang dilakukan. Pernapasan yang lancar berguna untuk mengantarkan oksigen ke otot yang bekerja dan membuang zat yang menyebabkan kelelahan, selain untuk membalas tekanan yang datang.

Pengulangan dan Istirahat

Kecuali pemanasan, saat beberapa pengulangan latihan berkesinambungan adalah biasa, lakukan latihan hanya satu atau dua kali (Anda dapat mengulangi kemudian) dengan perlahan dan sadar.

Saat menahan gerakan, jangan tahan napas, biarkan napas terus mengalir. Biasakan istirahat setelah melakukan tiap latihan, dan bernapaslah dengan teratur.

Setelah latihan

Setelah setiap sesi latihan selesai lakukan pelemasan. Jangan makan paling tidak setengah jam setelah latihan dan mandi setelah kira-kira 15 menit.

Latihan Meditasi

Meditasi adalah teknik menenangkan pikiran yang resah dan mencegahnya agar tidak menghalangi pikiran atau gagasan tertentu. Saat meditasi Anda memusatkan perhatian hanya pada satu objek atau aktivitas.

Saat meditasi konsumsi oksigen dan pengeluaran karbondioksida menurun tajam tanpa perubahan keseimbangan. Artinya sistem sirkulasi berjalan efektif. Beban kerja jantung, denyut jantung, dan pernapasan berkurang, emngindikasikan tubuh berada dalam kondisi santai yang dalam.

Syarat utama meditasi yang sukses adalah mampu tetap duduk selama kira-kira 20 menit. Lakukan sekali atau dua kali sehari. Mulailah berlatih selama 5 atau 10 menit, secara bertahap tingkatkan.

Pemanasan dan Pendinginan Yoga

Pemanasan pada olahraga bisa membantu mengurangi ketegangan, menambah temperatur tubuh serta meningkatkan aliran getah bening dan darah. Selain itu pemanasan latihan yang sebenarnya.

Dari gerakan pemanasan yang Anda lakukan berguna untuk mencegah terjadinya pengumpulan tekanan. Dengan demikian bisa mencegah terjadinya penyakit.

Pendinginan berguna untuk memberi kesempatan otot statis untuk melonggar atau menegang sehingga terjaga fleksibilitasnya. Dengan pendinginan, sirkulasi jantung kembali normal dengan bertahap. Juga mencegah pingsan karena tekanan darah yang turun secara mendadak.

Sikap tenang bisa dilakukan untuk mengakhiri latihan Anda.

Bagaimana Cara Berdiet yang Benar untuk Mencegah Terjadinya Wasir? |

This entry was posted in Wasir. Bookmark the permalink.